Wednesday, 21 April 2021

TNI/PORLI Stop jadi guru Di PAPUA


Jaman sekarang itu Guru sekolah dasar minimal S1. Tidak ada guru lulusan SMA. Yang bisa mendapatkan dunia pekerjaan  lulusan SMA hanya masuk anggota TNI - POLRI.

  Guru itu punya kode etik sendiri yaitu: 

Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membantu manusia pembangunan yang benar dan baik. Guru memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing. Guru mengadakan komunikasi, terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik, tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua murid sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik. Guru memelihara hubungan baik dengan masyarakat di sekitar sekolahnya maupun masyarakat yang lebih luas untuk kepentingan pendidikan. Guru secara sendiri dan/atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu profesinya. Guru menciptakan dan memelihara hubungan antarsesama guru baik berdasarkan lingkungan kerja maupun didalam hubungan keseluruhan. Guru secara bersama-sama memelihara, membina, dan meningkatkan mutu organisasi guru profesional sebagai sarana pengabdian. Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.

Namun ketika guru jam kerja: 

Melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi. Melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin. Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau pejabat yang berwenang sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika pemerintahan. Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien. Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya; Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan; Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status, kekuasaan, dan jabatannya untuk mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain. Memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN; Melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin Pegawai ASN.

Karena profesi diatas yg sangat  berbeda maka disini sebagai kesimpulan bahwa,  

TNI - POLRI menjadi guru di Papua tujuannya hanya satu yaitu anak bangsa selalu taat kepada NKRI. Sesuai Opi, yang  mekanisme dimenggunakan oleh TNI - POLRI Indonesia di Papua adalah TNI masuk di sekolah,  mengajar  muridx tentang nasionalisme Indonesia. Adapun materi di ajarkan yaitu  mata pelajaran PPKN, selain itu matematika, itu pun tidak sesuai materi, TNI mengambil garis besar SJ jakni nasionalisme. 

TNI mengajar agar anak berbangsa  Papua tambah  mengetahui tentang nasionalisme Indonesia. 

Indikator yang digunakan oleh TNI Indonesia, menerapkan pada muridnya tentang merah putih Alias NKRI harga mati. 

Dengan pendekatan digunakan oleh TNI menyampaikan kepada muridnya, setelah lulus sekolah masuk TNI,  dan Pergi  ke Jakarta untuk mendapatkan pendidikan disana melalui Otsus, untuk  masalah biaya kita akan Carikan, basa-basi TNI saat mengajar. 

Namun dengan pendekatan ini banyak anak2 Papua   yang korban.  Penyebab TNI - POLRI dgn  dekat sama anak sekolah, sehingga TPNPB - OPM berfikir bahwa anak2 sekolah itu mata2 TNI -POLRI. Secara logika  benar TPNPB - OPM ambil  pernyataan  sikap pekan lalu bahwa siapapun mata2 TNI-POLRI siap bunuh. 

Guru2 yg gugur ditana Papua. Penyebab kebenaran TNI - POLRI karena semua sekolah TNI - POLRI yg berkusai. Di Papua profesi guru disingkirkan oleh TNI. Maka secara tidak langsung TPNPB - OPM bunuh guru.

Selama ini  TNI -  POLRI  Indonesia di Papua adalah menyamar jadi guru, jadi tukang ojek, jadi tukang bakso, menjaga toko, jadi supir angkot, jual minuman keras, buka tempat main judi, buka bajar semua oknum TNI. 

Saran saya, TNI STOP menjadi guru. Karena guru itu tidak pernah mengajar untuk kepentingan diri sendiri. 

Merumuskan diri oleh  TNI - POLRI adalah  Papua merdeka membekukan,  maka masalah politik jangan bahwa2 ke sekolah. 

Karena dgn cara apapun TNI mengajar anak-anak Papua taat kepada NKRI tp percuma. Papua merdeka bagi orang Papua harga mati.

Thursday, 4 March 2021

Air mata sugapa memandang intan jaya

 


Air mata sugapa memandang intan jaya

Selamt pagi intan jayaku apa kbr??

Sugapa adalah salah satu Kecamatan di wilaya bagian Timur Kabupaten Paniai pada masa silam, kurang lebih 13 Tahun yang lalu, sugapa waktu itu dikenal dengan tatanan sosial kehidupan masyarakat yang sangat alami dan harmonis, hidup merekapun sudah menyatuh dengan alam dan Hutan, serta alam dan hutan sejak dahulu kala telah menyediakan tempat untuk mereka berktivitas agar menghidupi keluarga mereka, dengan cara berkebun, berburu, dan lain sebagainya, sehingga hidup mereka tetap terjaga harmoni, aman, dan damai.

sekalipun ada masalah-masalah tetapi itu hanya kecil-kecilan saja yang mungkin disebabkan karena hal-hal biasa dan kecil seperti akibat dari kulit bia, bawa lari perempuan, maskawin dan seterusnya. Namaun penyelesaian pun terjadi secara langsung lalu kemudian kembali normal dan melakukan aktivitas seperti biasanya.

Sugapa yang sekarang merupakan ibu kota dari kabupaten jaya, diantara 7 (tujuh) Kecamatan yang ada di wilaya intan jaya. Intan jaya merupakan salah satu daerah pemekaran dari kabupatrn Paniai pada Tahun 2008 silam, pada zaman itu saya masih di bangku pendidikan (SD) sekolah dasar.

Setelah beberapa lama Kemudian alat berat pun masuk di intan jaya lalu membokar atau bikin jalan, ketika itu saya bersama teman² serta salah satu nene bernama DEA, kami sama dari pasar menuju ke Mamba, nene Dea melihat alat berat sedang bikin jalan, lalu nene Dea berkata kepada saya, “mbao.

“Mbao adalah panggilan akrab dari nene atau tete yang usianya sdh berlanjut tuah kepada anak laki-laki yang baru melanjak dewasa. Kemuadian dia katakan kepada kami bawah kita punya daerah ini juga mau jadi kota lalu ia bersujud kepada Tuhan sambil berkata tuhan terimakasih, henta saya tidak tau kategori kota yang nene Dea bermaksud pada waktu itu, karena pada waktu kita semua yang berada disitu masih awam tentang apa itu kota?.

Pada taggal 23 februri 2021 saya telpon di kampung kebetulan sekali nene Dea pun ada di halaman gereja, sama-sama jemaat di satu gereja semua karena ketakutan dengn penyisiran atau operasi yang dilakukan oleh TNI dan POLRI, lalu nene Dea pun berkata sambil nangis-nangis, mbao kita ada di neraka, karena melihat berbagai rentan senjata yang sasarannya kepada masyarakat sipil, di depan mata mereka membunuh anak-anak mereka lalu klaim itu TPM OPM,lalu dia berkata juga mau kebun cari makan pun susah benar-benar kita sperti neraka disini.

Saya langsung mengingat cerita nene Dea di atas,lalu saya pun berpikir mungkin nene dea berspekulasi bahwa kota itu mungkin akan kehidupan lebih baik dari sebelumnya, lebih aman dan damai dari sebelumnya, tetapi justru ada kabupaten lebih memburuk dari sebelumnya.

Ternyata datangnya kabupaten intan jaya merusak Tatanan kehidupan sosial masyarakat yang lulunya harmoni, damai. Sekrang Mereka hidup sangat jauh dari kata damai dan aman, air mata tak pernah alpa hari ke hari, masayakat sipil mati karena tertembak setiap waktu datang silih bergati, ada luka dan duka, tanpa nunggu lama datang lagi luka dan luka baru, ini semua kapan akan berakhir.

Katanya mereka hadir untuk menciptakan keaman, mengayomi dan melindugi masyarakat
Tetapi itu hanya terpampan di buku undang-undang, tetapi bagi kami mereka hadir membunuh kami, memperkosa kami, memusnahkan kami, kami ingin hidup sama sperti manusia lain.

Setiap pagi diriku bangun dari tidur selalu terdengar nada pesan masuk, saya pu ambil hp dan membuka pesan watssapp selalu dengar berita duka dari intan jaya, berita duka dari sana menjadi sarapan pagi di setiap har-hariku.

Aku ingin mata hari bersinar kembali seperti dulu lagi,

pagi yang baru selalu berawal dari situ, saya berharap suasana berubah pagi ini, pagi esok, hari ini, hari nanti.

Penulis: Yosafat sani

Saturday, 27 February 2021

Kata Mutiara Papua

 Ko dingin mcm wamena tpi ko tetap indah mcm senja kaimana🌄, krn ko itu emas timika, ko berharga mcm perempuan jayapura👩 

Tenang mcm danau sentani, tpi ko keras mcm karang biak🌴 manis mcm jeruk nabire ko itu bunga pala kota fak~fak yg kembang mcm kota serui, walau kadang sa suka sedih lihat ko jatuh dri air mata nduga😢

Zc pu jiwa ingin sklii bajingan kaya kota sorong🙂

Tpi zc takut dgn manokwari.... zc takut akan tuhan di pulau mansinam tpi sa jg tkt ko tenggelam... zc tra mo papua pu sayap sayap alam patah berulang kali karena sa masih mo lht cendrawasih de hidup dan terbang dri langit sorong sampe ke merauke😇❤

Thursday, 18 February 2021

Apa itu pengampunan dan mengapa saya membutuhkannya?

Kata "mengampuni" berarti membersihkan batu tulis, mengampuni, membatalkan hutang. Ketika kita salah pada seseorang, kita mencari pengampunan mereka agar hubungan dipulihkan. Pengampunan tidak diberikan karena seseorang pantas untuk diampuni. Tidak ada yang pantas dimaafkan. Pengampunan adalah tindakan cinta, belas kasih, dan anugrah. Pengampunan adalah keputusan untuk tidak menahan sesuatu terhadap orang lain, terlepas dari apa yang telah dia lakukan pada Anda



Bagaimana saya bisa memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan?

 Pada awal sejarah manusia, Adam dan Hawa menikmati hubungan pribadi dengan Tuhan (Kejadian 2). Namun karena dosa hubungan ini putus. Semua umat manusia sekarang memiliki natur dosa dan hidup terpisah dari Tuhan. Adakah cara agar kita dapat diampuni dari dosa kita dan memulihkan hubungan pribadi dengan Tuhan? Iya!

    Banyak yang berpikir tentang keselamatan, atau menerima Yesus sebagai Juruselamat, hanya sebagai cara sederhana untuk pergi ke surga, yang memang benar. Bagaimanapun, keselamatan lebih dari itu — bagaimana kita dapat memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan.


    Kita memulai hubungan kita dengan Tuhan dengan menerima Anak-Nya Yesus, percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan bahwa Dia membayar hukuman atas dosa-dosa kita untuk memulihkan hubungan kita dengan Dia (Yohanes 1:12; Roma 10: 9). Kita menerima kematian Yesus sebagai pengganti hukuman yang seharusnya kita bayar untuk dosa (Roma 3:23; 6:23; Ibrani 10:10) dan kebangkitan-Nya sebagai kemenangan atas dosa dan kematian (1 Korintus 15: 54–57; 1 Korintus 15:22, 54–57). Ketika kita melakukannya, kita menerima hidup yang kekal (Yohanes 3:16). Kehidupan kekal ini bukan hanya tentang kuantitas, tetapi tentang kualitas. Apa yang kita terima dari Yesus bukan hanya surga, tetapi kehidupan sejati (Yohanes 10:10). Pertama Petrus 1: 8 berbicara tentang kegembiraan keselamatan: "Meskipun sekarang kamu tidak melihatnya, kamu percaya kepada-Nya dan bersukacita dengan sukacita yang tak terungkap dan dipenuhi dengan kemuliaan."

    Begitu kita memulai hubungan dengan Tuhan, kita dipanggil untuk memupuknya. Roh Allah tinggal di dalam kita (Yohanes 14: 15-17) dan mengajari kita kebenaran (Yohanes 16:13), menumbuhkan kita dalam buah Roh (kasih, sukacita, dan damai misalnya; lihat Galatia 5: 22–23) , memampukan kita untuk menggunakan kemampuan kita untuk membantu orang lain (Efesus 2:10; 4: 12–13), dan menyebabkan kita hidup sebagai garam dan terang di dunia kegelapan (Matius 5: 14–16). Dia membantu kita mematikan dosa dan hidup dengan cara yang Allah kehendaki agar kita hidup, daripada sebagai hamba dosa (Roma 6: 1–23; Filipi 2: 12–13). Hubungan pribadi dengan Tuhan mengubah hidup kita sekarang dan selama sisa kekekalan.

    Kami memulai hubungan pribadi dengan Tuhan melalui iman. Kita mati dalam dosa kita dan hanya Kristus yang dapat menyelamatkan kita dan memulihkan kita untuk bersekutu dengan Allah (Efesus 2: 1–5; Kolose 2:13). Efesus 2: 8–10 mengajarkan, "Karena oleh kasih karunia kamu telah diselamatkan melalui iman. Dan ini bukanlah perbuatanmu sendiri; itu adalah anugerah Allah, bukan hasil dari perbuatan, sehingga tidak ada yang dapat bermegah. Karena kami adalah hasil karyanya, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk pekerjaan yang baik, yang telah dipersiapkan Tuhan sebelumnya, sehingga kita harus berjalan di dalamnya. " Kita tidak mendapatkan hubungan kita dengan Tuhan; kami menerimanya sebagai hadiah gratis.

    Roma 10: 9 mengatakan, "jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Tuhan membangkitkan dia dari antara orang mati, kamu akan diselamatkan." Tuhan menawarkan pengampunan dan hubungan; kita hanya harus menerimanya.

Apakah Anda bersedia menempatkan iman Anda kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda dan menerima hadiah gratis berupa kehidupan kekal ini? Jika demikian, Anda dapat melakukannya sekarang. Tidak ada doa khusus yang harus Anda doakan untuk melakukannya. Namun, doa berikut adalah doa yang dapat Anda gunakan untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda:

    "Ya Tuhan, saya menyadari bahwa saya adalah orang berdosa dan tidak pernah bisa mencapai surga dengan perbuatan baik saya sendiri. Saat ini saya menempatkan iman saya kepada Yesus Kristus sebagai Putra Allah yang menjalani hidup yang sempurna, mati, dan bangkit dari kematian untuk memberi saya kekal. hidup dan undang saya ke dalam hubungan pribadi dengan Anda. Maafkan saya dari dosa-dosa saya dan bantu saya untuk hidup untuk Anda. Terima kasih telah menerima saya dan memberi saya hidup yang kekal. "

baca juga:

https://www.compellingtruth.org/personal-relationship-with-God.html

Mengapa Tuhan menciptakan manusia?

Alkitab mengatakan kepada kita bahwa Tuhan menciptakan segalanya, termasuk manusia, karena itu menyenangkan Dia untuk menciptakan untuk kemuliaan-Nya (Roma 11:36; Wahyu 4:11). Ini berarti bahwa itu memberi kesenangan  kepadaTuhan dan itu membawa kemuliaan bagi-Nya untuk menciptakan pria dan wanita. Dengan melakukan itu, Dia mendemonstrasikan kejeniusan kreatif-Nya dalam membuat tidak hanya alam semesta, tetapi juga sosok pribadi tertinggi, manusia (Kejadian 1: 26-28). Kemudian, Tuhan memperkuat kebenaran yang kuat ini melalui nabi Yesaya, yang berkata bagi-Nya, "bawalah anak-anakku dari jauh dan putri-putriku dari ujung bumi, setiap orang yang dipanggil dengan namaku, yang aku ciptakan untuk kemuliaanku, yang aku dibentuk dan dibuat "(Yesaya 43: 6-7). Pernyataan Perjanjian Baru menegaskan hal yang sama: "segala sesuatu diciptakan melalui dia dan untuk dia" (Kolose 1:16).

Tuhan juga ingin agar manusia membantu-Nya merawat dunia indah yang telah Dia ciptakan sebagai tempat tinggal orang-orang istimewa ini. Dan Tuhan berfirman kepada mereka, 'Jadilah berbuah dan berkembang biak dan penuhi bumi dan taklukkannya, dan berkuasa atas [jaga, atau rawat] ikan di laut dan atas burung-burung di langit dan atas setiap makhluk hidup yang bergerak di bumi. '"(Kejadian 1:28)" Tuhan Allah mengambil manusia dan menempatkannya di Taman Eden untuk mengerjakan dan merawatnya "(Kejadian 2:15 NIV).

Bagian dari gambaran Allah tentang kebaikan dan kasih yang Dia taruh di dalam hati manusia memberi kita indera untuk mengenal Allah (Mazmur 139: 14). Dia memberi kita kemampuan untuk melayani Dia. Tuhan senang menciptakan ras makhluk yang cukup seperti Dia sehingga kita memiliki kapasitas untuk memberikan kesenangan kepada-Nya bersama kita sementara kita menikmati kesenangan bersama-Nya. Dia memberi kita kemampuan untuk mencintai Dia dan menyembah Dia. Yesus mendorong murid-murid-Nya dengan kebenaran yang sama ini ketika Dia berkata, "Aku tidak lagi memanggilmu hamba ... tetapi aku telah memanggil kamu sahabat, karena semua yang telah aku dengar dari Bapa-Ku telah Aku beritahukan kepadamu" (Yohanes 15:15) .

Ketika Tuhan menciptakan alam semesta, Dia melakukan apa yang menyenangkan diri-Nya, dan karena Tuhan itu sempurna dalam kebaikan-Nya, kasih-Nya, kebenaran-Nya, dan hikmat-Nya, kita mungkin yakin bahwa Tuhan menikmati menciptakan umat manusia tanpa cacat dalam semua cara ini. Jadi, ketika Dia selesai menciptakan kosmos, dunia, dan manusia, Tuhan dapat dengan jujur ​​berkata, "Sangat baik" (Kejadian 1:31).

Tuhan tidak menciptakan manusia yang setara dengan diri-Nya. Dia tetaplah Pencipta, dan kita adalah makhluk yang sangat bergantung pada-Nya untuk segala hal. "Di dalam Dia kita hidup dan bergerak dan memiliki keberadaan kita" (Kisah Para Rasul 17:28). "Dan Dia di atas segala sesuatu, dan di dalam Dia segala sesuatu bersatu" (Kolose 1:17). Akan selalu benar bahwa "TUHAN adalah Allah; tidak ada yang lain selain Dia" (Ulangan 4:35).

Betapa menakjubkannya menjadi makhluk yang "dimahkotai dengan… [yang] kemuliaan dan kehormatan" (Mazmur 8: 5) yang menyandang dan melipatgandakan nama besar Allah dan rupa-Nya.

Baca Juga :

https://www.compellingtruth.org/truth_Humanity.html

Tuesday, 9 February 2021