Thursday, 21 October 2021

ARTIKEL: WEST PAPUA: MENGGUGAT BANGSA KOLONIAL MODERN INDONESIA DENGAN MENULIS KARENA PENDUDUKAN & PENJAJAHAN INDONESIA DI WEST PAPUA ILEGAL

 

Oleh Dr. Socratez S. Yoman

1. Pendahuluan

Kita harus akui dengan jujur, bahwa pendudukan dan penjajahan/kolonialisme Indonesia di West Papua merupakan kejahatan politik, kejahatan kemanusiaan, kejahatan ketidakadilan, karena itu,  Pendudukan dan Penjajahan Indonesia di West Papua ialah Ilegal.

Tidak ada legitimasi rakyat dan bangsa West Papua. Yang ada adalah legitimasi kekerasan, kejahatan, kekejaman, kelaliman dengan moncong senjata

Saya sangat berterima kasih kepada Sejarawan dari UI, Rushdy Hoesein meyakinkan saya,  bahwa selama ini, saya bergelut dalam menulis sejarah bangsa West Papua,  terutama PEPERA 1969 yang cacat hukum dan moral itu. Pepera 1969  dimenangkan dan dilegitimasi dengan kekerasan moncong senjata ABRI (kini: TNI).

Karena itu,  Sejarawan Indonesia menolak Penelitian tiga lembaga Belanda bertajuk 'Dekolonisasi, kekerasan, dan perang di Indonesia, 1945-1950', menggunakan dana 4,1 juta Euro. Penelitian yang dimulai pada September 2017.

"Saya dengan teman-teman angkatan '45 menolak. Karena, borok itu mestinya dikompres biar adem. Tapi kalau dicutik pakai lidi, bisa bengkak," kata sejarawan dari UI, Rushdy Hoesein, saat berbincang dengan detikcom, Senin (18/9/2017).

Ada pula sumber lain: Riset Perang Indonesia 1945-1950, Belanda Kucurkan 4,1 Juta Euro.

"Belanda adalah negara yang punya banyak simpanan bukti-bukti sejarah Indonesia, ini bakal jadi senjata utama saat berhadapan dengan peneliti Indonesia. Bila borok itu terus dikorek, khawatirnya sejarah Indonesia bisa berubah, soalnya Indonesia kurang data bila hendak mempertahankan sejarahnya."

"Kita memiliki data banyak yang amburadul dan banyak hoax-nya. Tentu dalam penggarapan ini ya kita bisa kalah. Dan bisa-bisa kita akan menerima data-data yang mereka (Belanda) miliki. Akibatnya, sejarah Indonesia akan berubah."

Ini senjata ampuh  bangsa West Papua. BANGKITLAH!

2. PEPERA 1969 Cacat Hukum dan Cacat Moral

Sebagian besar rakyat Indonesia belum tahu banyak proses pengganungan wilayah West Papua ke dalam wilayah Indonesia. Proses pengintegrasian melalui proses yang kejam, brutal dan tidak manusiawi.

Menurut Amiruddin al Rahab: "Papua berintegrasi dengan Indonesia dengan punggungnya pemerintahan militer." (Sumber: Heboh Papua Perang Rahasia, Trauma Dan Separatisme, 2010: hal. 42).

 

Apa yang disampaikan Amiruddin tidak berlebihan, ada fakta sejarah militer terlibat langsung dan berperan utama dalam pelaksanaan PEPERA 1969. Duta Besar Gabon pada saat Sidang Umum PBB pada 1989 mempertanyakan pada pertanyaan nomor 6: "Mengapa tidak ada perwakilan rahasia, tetapi musyawarah terbuka yang dihadiri pemerintah dan militer?"

(Sumber: United Nations Official Records: 1812th Plenary Meeting of the UN GA, agenda item 108, 20 November 1969, paragraf 11, hal.2).

"Pada 14 Juli 1969, PEPERA dimulai dengan 175 Anggota Dewan Musyawarah untuk Merauke. Dalam kesempatan itu kelompok besar tentara Indonesia hadir..."  (Sumber: Laporan Resmi PBB Annex 1, paragraf 189-200).

Surat pimpinan militer berbunyi: " Mempergiatkan segala aktivitas di masing-masing bidang dengan mempergunakan semua kekuatan material dan personil yang organik maupun B/P-kan baik dari AD maupun dari lain angkatan. Berpegang teguh pada pedoman. Referendum di Irian Barat (IRBA) tahun 1969 HARUS DIMENANGKAN, HARUS DIMENANGKAN..."

(Sumber: Surat Telegram Resmi Kol. Inf.Soepomo, Komando Daerah Daerah Militer Tjenderawasih Nomor: TR-20/PS/PSAD/196, tertanggal 20-2-1967, berdasarkan Radio Gram MEN/PANGAD No:TR-228/1967 TBT tertanggal 7-2-1967, perihal: Menghadapi Refendum di IRBA ( Irian Barat) tahun 1969).

Militer Indonesia benar-benar menimpahkan malapetaka bagi  bangsa West Papua. Bahkan setelah dimasukkan  West Papua secara ilegal dan secara paksa ke dalam wilayah Indonesia dan manusianya terus dibantai seperti hewan dan binatang buruan atas nama keamanan nasional.

3. Militer Indonesia Menghancurkan Masa Depan Rakyat West Papua

Sejak 1961 sampai 2018 ini, keluarga para militer  Indonesia yang pernah bertugas di West Papua dan bahkan yang sedang bertugas,  mereka hidup gembira dan senang dan menikmati hidup mereka. Tapi, sayang, mereka tidak tahu suami dan orang tua mereka dengan moncong senjata pernah dan sedang menindas dan membantai sesamanya atas nama keamanan nasional. Suami atau ayah mereka pernah menembak mati orang-orang yang sama seperti mereka. Suami atau orang tua mereka menciptakan malapetaka, meneteskan darah dan mencucurkan air mata orang Asli West Papua dan tulang-belulang mereka sedang berserakkan dan menjadi saksi bisu.

Tindakan yang tidak manusiawi dan tidak beradab ini dilakukan ketika rakyat West Papua mempertahankn hak hidup dan masa depan di atas tanah leluhur mereka. Mereka ditembak mati ketika berjuang keadilan dan martabat demi perdamaian.

Hak politik rakyat dan bangsa West Papua benar-benar dikhianati. Hak dasar dan hati nurani rakyat West Papua dikorbankan dengan moncong senjata militer Indonesia.

4. Mayoritas 95% rakyat West Papua memilih merdeka

"...bahwa 95% orang-orang Papua mendukung gerakan kemerdekaan Papua."

(Sumber: Pertemuan Rahasia Duta Besar Amerika Serikat utk Indonesia dengan Anggota Tim PBB, Fernando Ortiz Sanz, pada Juni 1969: Summary of Jack W. Lydman's report, July 18, 1969, in NAA).

Duta Besar RI, Sudjarwo Tjondronegoro mengakui: "Banyak orang Papua kemungkinan tidak setuju tinggal dengan Indonesia."

(Sumber: UNGA Official Records MM.ex 1, paragraf 126).

Dr. Fernando Ortiz Sanz melaporkan kepada Sidang Umum PBB pada 1969:

"Mayoritas orang Papua menunjukkan berkeinginan untuk berpisah dengan Indonesia dan mendukung pikiran mendirikan Negara Papua Merdeka."  (Sumber: UN Doc. Annex I, A/7723, paragraph 243, p.47).

Kita dengan jujur harus  membandingkan aspirasi politik bangsa West Papua setelah 49  tahun sejak 1969 sampai 2018. Karena kita tidak berada di tahun 1969.

5. Apakah keinginan 95% bangsa West Papua  untuk merdeka pada 1969 itu sudah berkurang setelah 49 tahun?

Pertanyaan ini kita bertanya lagi mengapa ada UU Otsus 2001? Otsus ada karena rakyat dan bangsa West Papua dari Sorong-Merauke bangkit dan menyatakan merdeka lepas dari RI pada waktu terjadi reformasi 1998.

Pada 5-7 Juli 2011 diadakan Konferensi Perdamaian Papua dan perwakilan Kodam XVII Cenderawasih menjadi pembicara. Sebelumnya, ada permintaan bahw kalau saya sebut Papua saudara-saudara menyahut Damai.  Pada saat pembicara sebut Papua semua peserta balas: Merdeka...Merdeka...Merdeka....

Pada 10 Januari 2012 saya dengan Pdt. Marthen Luther Wanma sosialisasi hasil pertemuan dengan Presiden SBY di Cikeas pada 16 Desember 2011.  Saya betanya kepada peserta yang memenuhi ruang ibadah Gereja GKI Effata Manokwari. Siapa yang mau merdeka? Semua yang memenuhi ruangan itu berdiri: Merdeka...Merdeka....Merdeka....Tapi yang tidak berdiri adalah Sekda Manokwari dengan 2 orang PNS.

Pada 20 Januari 2012 pertemuan di Sorong dengan tujuan yang sama utk sosialisasi hasil pertemuan dengan SBY. Saya bertanya dengan pertanyaan yang sama seperti di Manokwari. Seluruh peserta yang penuhi undangan berdiri dan berteriak: Merdeka..... Merdeka.....Merdeka....Tapi yang tidak ikut berdiri adalah yang pak mewakili Dandrem Sorong dan pak Kapolresta Sorong.

Pada 10 April 2018, saya hadir sebagai salah satu nara sumber dalam Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) di Sorong, suara untuk Papua Merdeka itu terdengar dalam duskusi-diskusi.  Di panel kami, ada yang bediri dan  menyatakan Merdeka adalah solusi terbaik.

Ada seorang teman sekolah saya di SMP, seorang pribadi pendiam, kami berdua duduk karena baru ketemu. Pada sesi tanya jawab, pak pendeta berdiri dan menyatakan:

"Jika kamu anggap kami beda Ras, dengan kamu, tidak serius urus kami sebagai bagian anak bangsa RI, beritahu kami, kami sudah mampu urus sendiri" (10/04/2018).

 

=======

Ita Wakhu Purom, Minggu, 06 Mei 2018; 21:31

Wednesday, 22 September 2021

MENJADI ANJIN ATAU SINGA

Awal 2019 yang laluh adanya wabah covid19 pemerintah pusat umumkan bahwa Aktifitas umum seperti kamtor, sekolah, universitas, dan perusahan dan tempat publick lainya tutup/lockdown selama beberapa bulan atau tahun mematuhi protocol Kesehatan dan segabainya dan setahun berjalan system kapitalis penguasa menerapkan sisitema pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat PPKM tidak selesai-selesai. September 2021, kebijakan yang menyiksa itu masih berlanjut. Rakyat tersiksa dalam kemiskinan dan ketidakpastian. Sementara, para wakil rakyat di DPR dan para pemimpin politik hidup nyaman di rumah dinas mereka, dengan gaji pasti setiap bulan dari uang rakyat. Bahkaan otoriter dan penguasa yang mengambil alih dalam system nepotisme sehingga penerapan penagananan Covid-19 jadikan peluan  bisnis. 

Dengan adanya berjalan  berbagai gaya peraturan berbagai gaya retorika yang sampaikan oleh penguasa system nepotisme sehingga, kebingunan antara maiyoritas yang mana, minoritas yang mana sulit dibedakan sehingga jadilah tampilan luar itu manusia tapi dalam nya itu menjadi Anjing atau Singga

Tidak hanya masa lalu yang menyiksanya. Ketidakpastian akan masa depan juga mencekam. Bagaimana menjalankan hidup, jika tidak ada pendapatan pasti? Bagaimana menjalani hidup di negara yang terus memperbodoh dan mempermiskin rakyatnya sendiri?

Menjadi Anjing

Anjing adalah sahabat manusia. Ia begitu cantik. Ia begitu setia. Dalam banyak hal, anjing lebih sempurna daripada manusia.

Menjadi Singa

Apa yang terjadi, jika kita melempar tongkat di hadapan singa? Dia akan menyerang kita. Singa tidak mengejar tongkat. Ia mengejar sang pelempar tongkat.

Ia mengejar sumber. Ia tidak terpengaruh oleh hal-hal yang berubah. Ia mencari asal muasal dari lemparan. Kita perlu belajar dari singa.

Kita tidak perlu mengejar benda-benda material atau pikiran yang muncul. Kita tidak perlu mengejar ingatan yang ada. Sebaliknya, kita justru perlu mencari sumber dari pikiran dan ingatan tersebut. Disini, kita beralih dari ilusi menuju kenyataan.

Ketika kita mencari sumber dari pikiran dan ingatan, kita akan berjumpa dengan kesadaran. Kita akan lepas dari ilusi. Kita akan bangun pada kenyataan sebagaimana adanya. Kita akan bangun pada kebenaran disini dan saat ini itu sendiri.

Segalanya adalah ciptaan kesadaran. Warna, bau dan bentuk adalah ciptaan kesadaran. Itu semua terbentuk dalam mekanisme yang kompleks dengan otak maupun struktur saraf manusia. Maka, yang perlu disentuh bukanlah pikiran, ingatan ataupun benda-benda material, tetapi kesadaran yang menjadi sumber segalanya tersebut.

Baru setelah itu, kita bisa cukup jernih melihat keadaan. Kita bisa mulai mengatur strategi untuk bertahan hidup. Kita bisa melakukan kritik terhadap pemerintah yang memperbodoh dan mempermiskin rakyatnya sendiri. Lalu, kita juga bisa berbuat sesuatu untuk menolong orang-orang yang kesulitan.

Kita berhenti meniru perilaku anjing, dan mulai menjadi singa di dalam hidup kita. Jangan ditunda lagi!

Wednesday, 21 April 2021

TNI/PORLI Stop jadi guru Di PAPUA


Jaman sekarang itu Guru sekolah dasar minimal S1. Tidak ada guru lulusan SMA. Yang bisa mendapatkan dunia pekerjaan  lulusan SMA hanya masuk anggota TNI - POLRI.

  Guru itu punya kode etik sendiri yaitu: 

Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membantu manusia pembangunan yang benar dan baik. Guru memiliki kejujuran profesional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing. Guru mengadakan komunikasi, terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik, tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua murid sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik. Guru memelihara hubungan baik dengan masyarakat di sekitar sekolahnya maupun masyarakat yang lebih luas untuk kepentingan pendidikan. Guru secara sendiri dan/atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu profesinya. Guru menciptakan dan memelihara hubungan antarsesama guru baik berdasarkan lingkungan kerja maupun didalam hubungan keseluruhan. Guru secara bersama-sama memelihara, membina, dan meningkatkan mutu organisasi guru profesional sebagai sarana pengabdian. Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang pendidikan.

Namun ketika guru jam kerja: 

Melaksanakan tugasnya dengan jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas tinggi. Melaksanakan tugasnya dengan cermat dan disiplin. Melayani dengan sikap hormat, sopan, dan tanpa tekanan. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melaksanakan tugasnya sesuai dengan perintah atasan atau pejabat yang berwenang sejauh tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan etika pemerintahan. Menjaga kerahasiaan yang menyangkut kebijakan negara. Menggunakan kekayaan dan barang milik negara secara bertanggung jawab, efektif, dan efisien. Menjaga agar tidak terjadi konflik kepentingan dalam melaksanakan tugasnya; Memberikan informasi secara benar dan tidak menyesatkan kepada pihak lain yang memerlukan informasi terkait kepentingan kedinasan; Tidak menyalahgunakan informasi intern negara, tugas, status, kekuasaan, dan jabatannya untuk mendapat atau mencari keuntungan atau manfaat bagi diri sendiri atau untuk orang lain. Memegang teguh nilai dasar ASN dan selalu menjaga reputasi dan integritas ASN; Melaksanakan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai disiplin Pegawai ASN.

Karena profesi diatas yg sangat  berbeda maka disini sebagai kesimpulan bahwa,  

TNI - POLRI menjadi guru di Papua tujuannya hanya satu yaitu anak bangsa selalu taat kepada NKRI. Sesuai Opi, yang  mekanisme dimenggunakan oleh TNI - POLRI Indonesia di Papua adalah TNI masuk di sekolah,  mengajar  muridx tentang nasionalisme Indonesia. Adapun materi di ajarkan yaitu  mata pelajaran PPKN, selain itu matematika, itu pun tidak sesuai materi, TNI mengambil garis besar SJ jakni nasionalisme. 

TNI mengajar agar anak berbangsa  Papua tambah  mengetahui tentang nasionalisme Indonesia. 

Indikator yang digunakan oleh TNI Indonesia, menerapkan pada muridnya tentang merah putih Alias NKRI harga mati. 

Dengan pendekatan digunakan oleh TNI menyampaikan kepada muridnya, setelah lulus sekolah masuk TNI,  dan Pergi  ke Jakarta untuk mendapatkan pendidikan disana melalui Otsus, untuk  masalah biaya kita akan Carikan, basa-basi TNI saat mengajar. 

Namun dengan pendekatan ini banyak anak2 Papua   yang korban.  Penyebab TNI - POLRI dgn  dekat sama anak sekolah, sehingga TPNPB - OPM berfikir bahwa anak2 sekolah itu mata2 TNI -POLRI. Secara logika  benar TPNPB - OPM ambil  pernyataan  sikap pekan lalu bahwa siapapun mata2 TNI-POLRI siap bunuh. 

Guru2 yg gugur ditana Papua. Penyebab kebenaran TNI - POLRI karena semua sekolah TNI - POLRI yg berkusai. Di Papua profesi guru disingkirkan oleh TNI. Maka secara tidak langsung TPNPB - OPM bunuh guru.

Selama ini  TNI -  POLRI  Indonesia di Papua adalah menyamar jadi guru, jadi tukang ojek, jadi tukang bakso, menjaga toko, jadi supir angkot, jual minuman keras, buka tempat main judi, buka bajar semua oknum TNI. 

Saran saya, TNI STOP menjadi guru. Karena guru itu tidak pernah mengajar untuk kepentingan diri sendiri. 

Merumuskan diri oleh  TNI - POLRI adalah  Papua merdeka membekukan,  maka masalah politik jangan bahwa2 ke sekolah. 

Karena dgn cara apapun TNI mengajar anak-anak Papua taat kepada NKRI tp percuma. Papua merdeka bagi orang Papua harga mati.

Thursday, 4 March 2021

Air mata sugapa memandang intan jaya

 


Air mata sugapa memandang intan jaya

Selamt pagi intan jayaku apa kbr??

Sugapa adalah salah satu Kecamatan di wilaya bagian Timur Kabupaten Paniai pada masa silam, kurang lebih 13 Tahun yang lalu, sugapa waktu itu dikenal dengan tatanan sosial kehidupan masyarakat yang sangat alami dan harmonis, hidup merekapun sudah menyatuh dengan alam dan Hutan, serta alam dan hutan sejak dahulu kala telah menyediakan tempat untuk mereka berktivitas agar menghidupi keluarga mereka, dengan cara berkebun, berburu, dan lain sebagainya, sehingga hidup mereka tetap terjaga harmoni, aman, dan damai.

sekalipun ada masalah-masalah tetapi itu hanya kecil-kecilan saja yang mungkin disebabkan karena hal-hal biasa dan kecil seperti akibat dari kulit bia, bawa lari perempuan, maskawin dan seterusnya. Namaun penyelesaian pun terjadi secara langsung lalu kemudian kembali normal dan melakukan aktivitas seperti biasanya.

Sugapa yang sekarang merupakan ibu kota dari kabupaten jaya, diantara 7 (tujuh) Kecamatan yang ada di wilaya intan jaya. Intan jaya merupakan salah satu daerah pemekaran dari kabupatrn Paniai pada Tahun 2008 silam, pada zaman itu saya masih di bangku pendidikan (SD) sekolah dasar.

Setelah beberapa lama Kemudian alat berat pun masuk di intan jaya lalu membokar atau bikin jalan, ketika itu saya bersama teman² serta salah satu nene bernama DEA, kami sama dari pasar menuju ke Mamba, nene Dea melihat alat berat sedang bikin jalan, lalu nene Dea berkata kepada saya, “mbao.

“Mbao adalah panggilan akrab dari nene atau tete yang usianya sdh berlanjut tuah kepada anak laki-laki yang baru melanjak dewasa. Kemuadian dia katakan kepada kami bawah kita punya daerah ini juga mau jadi kota lalu ia bersujud kepada Tuhan sambil berkata tuhan terimakasih, henta saya tidak tau kategori kota yang nene Dea bermaksud pada waktu itu, karena pada waktu kita semua yang berada disitu masih awam tentang apa itu kota?.

Pada taggal 23 februri 2021 saya telpon di kampung kebetulan sekali nene Dea pun ada di halaman gereja, sama-sama jemaat di satu gereja semua karena ketakutan dengn penyisiran atau operasi yang dilakukan oleh TNI dan POLRI, lalu nene Dea pun berkata sambil nangis-nangis, mbao kita ada di neraka, karena melihat berbagai rentan senjata yang sasarannya kepada masyarakat sipil, di depan mata mereka membunuh anak-anak mereka lalu klaim itu TPM OPM,lalu dia berkata juga mau kebun cari makan pun susah benar-benar kita sperti neraka disini.

Saya langsung mengingat cerita nene Dea di atas,lalu saya pun berpikir mungkin nene dea berspekulasi bahwa kota itu mungkin akan kehidupan lebih baik dari sebelumnya, lebih aman dan damai dari sebelumnya, tetapi justru ada kabupaten lebih memburuk dari sebelumnya.

Ternyata datangnya kabupaten intan jaya merusak Tatanan kehidupan sosial masyarakat yang lulunya harmoni, damai. Sekrang Mereka hidup sangat jauh dari kata damai dan aman, air mata tak pernah alpa hari ke hari, masayakat sipil mati karena tertembak setiap waktu datang silih bergati, ada luka dan duka, tanpa nunggu lama datang lagi luka dan luka baru, ini semua kapan akan berakhir.

Katanya mereka hadir untuk menciptakan keaman, mengayomi dan melindugi masyarakat
Tetapi itu hanya terpampan di buku undang-undang, tetapi bagi kami mereka hadir membunuh kami, memperkosa kami, memusnahkan kami, kami ingin hidup sama sperti manusia lain.

Setiap pagi diriku bangun dari tidur selalu terdengar nada pesan masuk, saya pu ambil hp dan membuka pesan watssapp selalu dengar berita duka dari intan jaya, berita duka dari sana menjadi sarapan pagi di setiap har-hariku.

Aku ingin mata hari bersinar kembali seperti dulu lagi,

pagi yang baru selalu berawal dari situ, saya berharap suasana berubah pagi ini, pagi esok, hari ini, hari nanti.

Penulis: Yosafat sani

Saturday, 27 February 2021

Kata Mutiara Papua

 Ko dingin mcm wamena tpi ko tetap indah mcm senja kaimana🌄, krn ko itu emas timika, ko berharga mcm perempuan jayapura👩 

Tenang mcm danau sentani, tpi ko keras mcm karang biak🌴 manis mcm jeruk nabire ko itu bunga pala kota fak~fak yg kembang mcm kota serui, walau kadang sa suka sedih lihat ko jatuh dri air mata nduga😢

Zc pu jiwa ingin sklii bajingan kaya kota sorong🙂

Tpi zc takut dgn manokwari.... zc takut akan tuhan di pulau mansinam tpi sa jg tkt ko tenggelam... zc tra mo papua pu sayap sayap alam patah berulang kali karena sa masih mo lht cendrawasih de hidup dan terbang dri langit sorong sampe ke merauke😇❤

Thursday, 18 February 2021

Apa itu pengampunan dan mengapa saya membutuhkannya?

Kata "mengampuni" berarti membersihkan batu tulis, mengampuni, membatalkan hutang. Ketika kita salah pada seseorang, kita mencari pengampunan mereka agar hubungan dipulihkan. Pengampunan tidak diberikan karena seseorang pantas untuk diampuni. Tidak ada yang pantas dimaafkan. Pengampunan adalah tindakan cinta, belas kasih, dan anugrah. Pengampunan adalah keputusan untuk tidak menahan sesuatu terhadap orang lain, terlepas dari apa yang telah dia lakukan pada Anda



Bagaimana saya bisa memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan?

 Pada awal sejarah manusia, Adam dan Hawa menikmati hubungan pribadi dengan Tuhan (Kejadian 2). Namun karena dosa hubungan ini putus. Semua umat manusia sekarang memiliki natur dosa dan hidup terpisah dari Tuhan. Adakah cara agar kita dapat diampuni dari dosa kita dan memulihkan hubungan pribadi dengan Tuhan? Iya!

    Banyak yang berpikir tentang keselamatan, atau menerima Yesus sebagai Juruselamat, hanya sebagai cara sederhana untuk pergi ke surga, yang memang benar. Bagaimanapun, keselamatan lebih dari itu — bagaimana kita dapat memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan.


    Kita memulai hubungan kita dengan Tuhan dengan menerima Anak-Nya Yesus, percaya bahwa Dia adalah Tuhan dan bahwa Dia membayar hukuman atas dosa-dosa kita untuk memulihkan hubungan kita dengan Dia (Yohanes 1:12; Roma 10: 9). Kita menerima kematian Yesus sebagai pengganti hukuman yang seharusnya kita bayar untuk dosa (Roma 3:23; 6:23; Ibrani 10:10) dan kebangkitan-Nya sebagai kemenangan atas dosa dan kematian (1 Korintus 15: 54–57; 1 Korintus 15:22, 54–57). Ketika kita melakukannya, kita menerima hidup yang kekal (Yohanes 3:16). Kehidupan kekal ini bukan hanya tentang kuantitas, tetapi tentang kualitas. Apa yang kita terima dari Yesus bukan hanya surga, tetapi kehidupan sejati (Yohanes 10:10). Pertama Petrus 1: 8 berbicara tentang kegembiraan keselamatan: "Meskipun sekarang kamu tidak melihatnya, kamu percaya kepada-Nya dan bersukacita dengan sukacita yang tak terungkap dan dipenuhi dengan kemuliaan."

    Begitu kita memulai hubungan dengan Tuhan, kita dipanggil untuk memupuknya. Roh Allah tinggal di dalam kita (Yohanes 14: 15-17) dan mengajari kita kebenaran (Yohanes 16:13), menumbuhkan kita dalam buah Roh (kasih, sukacita, dan damai misalnya; lihat Galatia 5: 22–23) , memampukan kita untuk menggunakan kemampuan kita untuk membantu orang lain (Efesus 2:10; 4: 12–13), dan menyebabkan kita hidup sebagai garam dan terang di dunia kegelapan (Matius 5: 14–16). Dia membantu kita mematikan dosa dan hidup dengan cara yang Allah kehendaki agar kita hidup, daripada sebagai hamba dosa (Roma 6: 1–23; Filipi 2: 12–13). Hubungan pribadi dengan Tuhan mengubah hidup kita sekarang dan selama sisa kekekalan.

    Kami memulai hubungan pribadi dengan Tuhan melalui iman. Kita mati dalam dosa kita dan hanya Kristus yang dapat menyelamatkan kita dan memulihkan kita untuk bersekutu dengan Allah (Efesus 2: 1–5; Kolose 2:13). Efesus 2: 8–10 mengajarkan, "Karena oleh kasih karunia kamu telah diselamatkan melalui iman. Dan ini bukanlah perbuatanmu sendiri; itu adalah anugerah Allah, bukan hasil dari perbuatan, sehingga tidak ada yang dapat bermegah. Karena kami adalah hasil karyanya, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk pekerjaan yang baik, yang telah dipersiapkan Tuhan sebelumnya, sehingga kita harus berjalan di dalamnya. " Kita tidak mendapatkan hubungan kita dengan Tuhan; kami menerimanya sebagai hadiah gratis.

    Roma 10: 9 mengatakan, "jika kamu mengaku dengan mulutmu bahwa Yesus adalah Tuhan dan percaya dalam hatimu bahwa Tuhan membangkitkan dia dari antara orang mati, kamu akan diselamatkan." Tuhan menawarkan pengampunan dan hubungan; kita hanya harus menerimanya.

Apakah Anda bersedia menempatkan iman Anda kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda dan menerima hadiah gratis berupa kehidupan kekal ini? Jika demikian, Anda dapat melakukannya sekarang. Tidak ada doa khusus yang harus Anda doakan untuk melakukannya. Namun, doa berikut adalah doa yang dapat Anda gunakan untuk menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat Anda:

    "Ya Tuhan, saya menyadari bahwa saya adalah orang berdosa dan tidak pernah bisa mencapai surga dengan perbuatan baik saya sendiri. Saat ini saya menempatkan iman saya kepada Yesus Kristus sebagai Putra Allah yang menjalani hidup yang sempurna, mati, dan bangkit dari kematian untuk memberi saya kekal. hidup dan undang saya ke dalam hubungan pribadi dengan Anda. Maafkan saya dari dosa-dosa saya dan bantu saya untuk hidup untuk Anda. Terima kasih telah menerima saya dan memberi saya hidup yang kekal. "

baca juga:

https://www.compellingtruth.org/personal-relationship-with-God.html