Thursday, 6 February 2025

Refreksi penguna media TikTok, bagi generasi X papua.

 

Judul: Refreksi penguna  media TikTok, bagi generasi X papua.



Plot ilustrasi.

Di sebuah Kampung kecil di Papua, terletak di samping hutan lebat dan gunung-gunung hijau, hiduplah seorang remaja bernama  Menase . Di usianya yang baru menginjak 17 tahun, Menase  adalah salah satu dari banyak anak muda Papua yang terpesona dengan teknologi, terutama aplikasi TikTok.

Setiap sore, setelah pulang sekolah, Menase  tidak langsung membantu orang tuanya di ladang. Sebagai gantinya, dia meluangkan waktu berjam-jam di depan layar ponsel tuanya, menonton video TikTok. Mengambil inspirasi dari berbagai konten, ia berusaha menciptakan video yang menarik untuk diunggah. Dalam benaknya, TikTok bukan hanya sekadar hiburan; itu adalah jendela ke dunia yang lebih luas di luar kehidupannya yang sederhana.

Menase sangat terpesona dengan berbagai tantangan dan tarian yang viral. Meskipun akses internet di desanya terbatas, ketika jaringan cukup baik, dia bergegas membagikan video dengan tema budaya Papua, seperti tarian tradisional atau lagu-lagu daerah. Dia berharap video-videonya dapat mengenalkan keindahan budaya Papua kepada dunia luar.

Namun, tidak semua orang di  Kampung Menase mendukung kegiatannya. Beberapa orang tua merasa khawatir bahwa TikTok merusak generasi muda mereka. Mereka berargumen bahwa anak-anak lebih baik fokus belajar dan melestarikan tradisi daripada terjebak dalam dunia media sosial yang dianggap mengalihkan perhatian. Terkadang, Menase mendengar bisikan skeptis ketika dia berjalan di sekitar desa. "Anak muda sekarang lebih suka menghabiskan waktu di  layar  daripada belajar dari pengalaman nyata," keluh seorang Orang tua di Kampung.

Suatu hari, saat Menase mengunggah video tarian bersama teman-temannya ke TikTok, video tersebut mulai mendapatkan perhatian. Dalam waktu sekejap, ribuan orang menyaksikan dan memberikan komentar. Menase  merasa bangga dan bangga bisa menunjukkan budaya Papua. Namun, ketenaran itu datang dengan konsekuensi yang tidak terduga.

Komentar-komentar mulai bermunculan. Beberapa positif, memuji keindahan tarian dan budaya Papua. Namun, tidak sedikit juga yang negatif. Beberapa komentar merendahkan, mempertanyakan mengapa Menase dan teman-temannya lebih memilih menunjukkan budaya mereka dalam bentuk tarian TikTok daripada melestarikannya dengan cara yang lebih tradisional. Beberapa menuduh mereka hanya mencari perhatian, tanpa memahami nilai sejati dari budaya mereka sendiri.

 

Dihantui oleh berbagai komentar tersebut, Menase merasakan beban di hatinya. Dia mulai bertanya-tanya: Apakah dengan berpamer di TikTok, artinya dia mengabaikan nilai budayanya? Apakah dunia luar akan mengenali Papua dengan cara yang sederhana seperti itu? Day-to-day, keraguannya semakin membesar.

Satu malam, Menase pergi ke tepi sungai, tempat ia sering merenung saat bingung. Dengan air yang mengalir tenang dan suara alam sekitarnya, dia mulai merenungkan kehidupannya. Dia teringat pada momen bersama orang tuanya yang mengajarinya cara menari dan menyanyikan lagu tradisional. Dia teringat pada cerita-cerita yang didengar dari kakek dan neneknya tentang bagaimana adat dan budaya merupakan jati diri mereka sebagai orang Papua.

Malam itu, Menase  membuat keputusan. Dia akan menggunakan platform TikTok bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk mendidik dan melestarikan budaya Papua. Dia mulai merencanakan video yang bercerita tentang cerita rakyat, mengajarkan tarian tradisional dengan penjelasan mengenai makna di balik setiap gerakan, dan berbagi kisah tentang kehidupan sehari-hari di desanya.

Ketika video-videonya yang baru mulai diunggah, respon yang dia terima sangat berbeda. Orang-orang dari berbagai penjuru dunia memberikan dukungan dan menghargai upayanya untuk mengenalkan budaya Papua secara mendalam. Tanpa dia sadari, TikTok telah menjelma menjadi jembatan antara tradisi dan modernitas.

Menase akhirnya menyadari bahwa setiap platform memiliki potensi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya. Media sosial tidak harus merusak budaya, asalkan kita dapat menggunakannya untuk merayakan dan melestarikan warisan kita.

Tiga bulan kemudian, Menase berdiri di depan kamera, dengan latar belakang hutan yang lebat. Dia tersenyum, bersemangat. Ini adalah video terbarunya, di mana dia akan mengajarkan tarian tradisional kepada penonton, disertai cerita-cerita yang mendalam tentang kultur Papua. Dengan semangat baru, Menase mengangkat ponselnya dan mulai merekam, yakin bahwa dia sedang melakukan sesuatu yang penting, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

 

 

 

 

Catatan penting dari Plot ilustrasi diatas:

Penulis dengan penuh cermati dari beberapa dekade yang silam dan secara continues ini sangatlah luar biasa dengan adanya mudah aksess internet platform Tiktok adalah generasih x zaman sekarang ini lebih banyak interasi di media Tiktok. Dibanding interaksi dengan luar/ dunia nyata.

Dengan adanya peningkatan aksesbilitas internet dan praform media sosial ini generasi x sekarang bukan hanya media yang interasi bersifat upload video/image, dan text saja tetapi dengan adanya peningkatan penguna media Tiktook generassi x bisa melaksanakan dengan beberapa tips berikut ini:

1.       1. Pendidikan dan Penyebaran Informasi: Generasi X dapat menggunakan TikTok untuk mengedukasi masyarakat tentang masalah yang relevan, seperti kesehatan, hak asasi manusia, pendidikan, dan pelestarian budaya. Konten edukatif yang menarik dapat membantu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan di kalangan pengguna.


2.Pelestarian Budaya: Dengan membuat video tentang tarian tradisional, musik, pakaian, dan adat istiadat Papua, generasi ini dapat berkontribusi dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya mereka kepada khalayak yang lebih luas.


3. Peluang Ekonomi: TikTok menyediakan kesempatan untuk monetisasi konten. Generasi X dapat menghasilkan pendapatan dari konten mereka melalui sponsor atau iklan, yang dapat membantu kesehatan ekonomi pribadi atau mendukung proyek komunitas.


4.       Ekspresi Diri: TikTok memberikan ruang bagi generasi untuk mengekspresikan kreativitas mereka. Ini penting untuk pengembangan identitas dan rasa percaya diri, memberi mereka saluran untuk berbagi pengalaman dan pandangan individu.


5.       Sarana Aktivisme: Platform ini dapat dimanfaatkan untuk memperjuangkan isu-isu sosial, lingkungan, dan hak asasi manusia. Generasi X dapat menggunakan video untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu penting yang dihadapi masyarakat Papua.


6.       Keterlibatan Komunitas: Dengan membagikan konten yang relevan terhadap kehidupan sehari-hari di Papua, generasi X dapat membangun komunitas online yang saling mendukung, berbagi informasi, dan mengatasi tantangan bersama.


7.       Tren dan Inovasi: Membuka peluang untuk mengikuti dan menciptakan tren baru yang relevan dengan budaya lokal, memungkinkan generasi ini untuk mengintegrasikan elemen-elemen dari budaya mereka ke dalam platform modern.

Dengan memanfaatkan TikTok secara positif, generasi X Papua dapat berkontribusi pada pengembangan diri, komunitas, dan pelestarian budaya mereka, sambil tetap terhubung dengan dunia yang lebih luas.

 

Surabaya, 05 February 2025

Penulis: (Dance Yumai)

(Mahasiswa Papua Jurusan Sastra)

 

 

 

 

 

CORETAN ANAK KAMPUNG!

CORETAN ANAK KAMPUNG!
Setiap saat dalam hidupmu adalah ibarat gambar yang belum pernah terlihat, dan gambar yang tidak

akan pernah terlihat lagi. Jadi, nikmati hidupmu dan jadikan setiap momen menjadi indah.
Jangan merusak apa yang kau miliki sekarang dengan mengejar sesuatu yang tidak mungkin kau miliki.
Sebab, apa yang ada padamu saat ini bisa jadi merupakan salah satu dari banyak hal yang paling kau
impikan.
Jika kamu berdoa, jangan meminta kehidupan yang mudah, tetapi mintalah kepada tuhan untuk
menjadikanmu pribadi yang kuat.
Hidup itu seperti mengendaradi sepeda. Untuk menjaga keseimbangan, sepeda harus terus berjalan.
Demikian pula hidup ini.
Rayakanlah setiap hari dalam hidupmu karena sesungguhnya hari esok akan datang sangat cepat.
Pendidikan bukanlah persiapan untuk hidup sebab pendidikan yang sesungguhnya adalah kehidupan itu
sendiri.
Tidak ada hal yang lebih lembut dari kekuatan, dan tidak ada hal yang lebih kuat dari kelembutan.
Orang bebal selalu mengira bahwa tuhan ada di sampingnya. Sebaliknya, orang bijak selalu berusaha
mendekatkan diri kepada tuhan.
Senyuman merupakan hal kecil yang dapat membuat hidup ini menjadi lebih mudah.
Hidup melalui jalan tanpa hambatan sangat jarang berujung pada kesuksesan.
Kesenanagan terbesar dalam hidup ini adalah melakukan hal, dimana orang lain menganggap bahwa kita
tidak mampu melakukan hal tersebut.

“Alasan kenapa seseorang tak pernah meraih cita-citanya adalah karena dia tak mendefinisikannya, tak
mempelajarinya, dan tak pernah serius berkeyakinan bahwa cita-citanya itu dapat dicapai” (Dr Denis
Waitley, pakar motivasi dan penulis buku-buku self-help)

“Saya memiliki tiga harta. Jaga dan peliharalah: cinta yang dalam, kesederhanaan, ketidakberanian
memenangkan dunia. Dengan cinta yang dalam, seseorang akan jadi pemberani. Dengan
kesederhanaan, seseorang akan menjadi dermawan. Dengan ketidakberanian memenangkan dunia,
seseorang akan menjadi pemimpin dunia”
“Anda harus melakukan sesuatu yang Anda pikir tak akan bisa Anda lakukan”

“Keyakinan merupakan suatu pengetahuan di dalam hati, jauh tak terjangkau oleh bukti”

Pujangga)
“Orang yang terlalu sibuk sangat jarang bisa mengubah pendapatnya”

filsuf Jerman)
“Rasa bahagia dan tak bahagia bukan berasal dari apa yang Anda miliki, bukan pula berasal dari siapa
diri Anda, atau apa yang Anda kerjakan. Bahagia dan tak bahagia berasal dari pikiran Anda

“Sakit dalam perjuangan itu hanya sementara. Bisa jadi Anda rasakan dalam semenit, sejam, sehari, atau
setahun. Namun jika menyerah, rasa sakit itu akan terasa selamanya”

“Suatu pekerjaan yang paling tak kunjung bisa diselesaikan adalah pekerjaan yang tak kunjung pernah
dimulai”

Sedikit orang kaya yang memiliki harta. Kebanyakan harta yang memiliki mereka

Hidup manusia penuh dengan bahaya, tetapi justru di situlah letak daya tariknya

Orang termiskin yang aku ketahui adalah orang yang tidak mempunyai apa-apa kecuali uang.

Realitas selalu lebih konservatif daripada ideologi

Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang-orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka
dengan keberhasilan saat mereka menyerah.

Jadilah diri anda sendiri. Siapa lagi yang bisa melakukannya lebih baik ketimbang diri anda sendiri? –

Kebanggaan kita yang terbesar adalah bukan tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kali kita
jatuh.

Kesempatan anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan
anda pada diri sendiri.

Penyasalan kan mungking kamu juga mengalami hal yang sama
imagine of in the past right now and continuous in the future

Salam,
ANAK KAMPUNG

Saturday, 22 July 2023

Tetaplah Berlajar di atas Gelombang menuju Merebut Kemenangan.

Ketika gelombang bergulung dan badai menerjang merobek tiang-tiang keberanian, kami masih harus berlabu maju dengan semangat pemberontakan menuju pulau impian. 

Saat samudera kehidupan memperlihatkan keangkuhanannya, kita berdiri kokoh bagai mercusuar kebenaran yang mengarahkan arah kapal.

Kita yakin, di ufuk sana, pulau kebebasan menanti, dan kita akan sampai di sana, meski harus menembus terjangan ombak penuh tantangan. 

Seiring angin berhembus, kita akan terus berlayar, tak pernah surut, menghadapinya dengan senyuman dan keberanian. Bersama-sama, kita adalah armada pemenang, mengantarkan perjuangan ini hingga akhir.

Kawan-kawan, teruslah berlabuh! Dalam ombak badai besar ini, kita tak akan menyerah. Majulah, berlayarlah, pahlawan-pahlawan sejati! Kita akan tetap berjuang hingga akhir.

Tuesday, 20 June 2023

Apa Untunya Ketika Kita melakukan dosa itu hasrat Yang paling Tinggi, kalau ujung-ujungnya itu Maut.

Mabuk, Apa yg Istimewa dari mabuk?
Ganja, Apa yg Istimewa Dari Ganja?
Seks Bebas, Apa yang Istimewa dari Seks Bebas?
Selingkuh,Apa yang Istimewa dari Selingkuh?

Bukan Kah Semua Yg tercatat di atas itu Mendatangkan Dosa & Penyesalan  bagi kita menuju maut?
Trus Kenapa Masih Kita  Bangga Melakukan Semua Itu?!

Bukan Kah Iblis sedang Menipu Kita?
Trus Kenapa Kita Berpura-pura Tidak Tau seakan Akan Kita Bodoh?

Bukan Kesalahan Iblis,Bukan Kesalahan Tuhan.
Tapi Kesalahan Diri kita sendiri.!!
Iblis Menggoda sekali saja.
Tuhan Memberi Peringatan Ulang Kali.
Dan Diri Kita Sendiri yg Mau Menikmati Dosa Itu. ItuLah Kekurangan Kita.

Makanya Kita Perlu Tuhan. Karena Tuhan Itu 1.
Kita Ini 0. Tetap Andalkan Tuhan Agara kita di Isi Dgn Kekuatan.
Kalau tidak Kita Tetap ( 0 )!!

Monday, 24 April 2023

SEKOLAH RAKYAT, DARI RAKYAT, OLEH RAKYAT & UNTUK RAKYAT.

Kegiatan Belajar-mengajar di tahun 1962 di bawah kontrol misi Gereja Katolik, pada sebuah kampung di pedalaman pegunungan tengah-Papua. 

Kini Sekolah Dasar tersebut di kenal dengan nama SD YPPK St Petrus Musatfak. Foto saat seorang guru dan juga Biarawati Sr. Adolfina sedang mengajar anak-anak didiknya. 

Di samping kiri papan tulis, terlihat Bendera kecil Sang Bintang Fajar, Bendera bangsa Papua Barat. Saat itulah hampir setiap sekolah di perkenalkan atribut bangsa West Papua oleh guru-gurunya. Bukan Merah Putih, pancasila, dan ideologi jawanisasi lainnya. 

Salah satu anak didik, angkatan Pertama adalah Alm. Agus Alue Alua. Mantan Ketua STFT Fajar Timur dan juga Ketua MRP Pertama di Tanah Papua. Termasuk bupati pertama Orang Gunung di Wamena, Bpk. Alm. David Huby, setelah Bpk. JB. Wenas.

Kini hampir semua sekolah di pedalaman Tanah Papua di kendalikan oleh Militer kolonial indonesia [TNI]. Termasuk tenaga pengajar kontrak dari jakarta yang tidak paham dan mengerti budaya kearifan lokal, kemudian paksa mengajar mengunakan budaya jawa, dialek jawa, doktrin jawa dll, yang berdampak pada Pembodohan [gagal paham] terhadap anak didik.

Kegiatan belajar mengajar menjadi tidak jelas. Aset sekolah menjadi milik pribadi, mulai dari rumah guru, asrama dll. Bagaimana nasib masa depan Gereja & Bangsa Papua Barat.

Solusinya kita wajib sadar, bangkit, bersatu dan lawan sistem negara yang menjajah/menindas.

Oleh; Bopini 

Tuesday, 11 April 2023

Tinjauan Penulis perkembagan di pem Kab Paniai selama bebera tahun berjalan ini


Sebelumnya Minta Maaf

 Karena ini berdasarkan kegamatan saya. Saya HARUS sampaikan disini sebagai pemikiran yg jerni, tidak singung siapapun, mungkin anggota group yang pendapat dan pemikiran yang berbeda silakan karena ini kami sebagai INTELEKTUAL Maka, jujur aspirasikan isi hati dan dan sesuai tinjau sejahu ini, perkembagan dan kemajuan khusus agadide dan kab pemda paniai itu sendiri. Kepedulian sebagai intelektual mudah. demi kemjuan dan perkembagai di berbagai sector wilaya agadide dan umumnya kab paniai itu sendiri.

Kennapa ya??? 
1. Orang 01 paniai adalah orang agadide, tapi dalam kandang di agadide itu sendiri tidak ada perubahan ??? seperti pembagunan jalan raja, pembagunan jembatan masih waja lama teruss??? dari distrik ke distrik lain, jembatan utama seperti jembatan aga yang bahas diatas ini. Apakah ??? pemeritah paniai yang sudah telah pasang tian Telkom di kampung-kampung itu orang tuah dong sedang butukan barang”2 itu??

2. Beasisiwa yang pemdah kab paniai katanya di public setiap tahun biasa kirim??? Kenataannya dimana mereka??? Universitas mana? Kalo untuk tingkat SMA pemerintah kab paniai jangan cobah” butuh perhatian dari public. 

3. Yang telah selesai tingkat SMA itu anak-anak mudah paniai saat ini sangat padat dan berantakan dimana-mana karena tdk mampu kulih terpaksa tidak lanjutkan sekolah tinggi/universitas. apaka??? SMA itu butuh biaya dari pemda paniai?? Mereka tidk mampu sekolah?? Sgt disayangkan dan kami putra-putri yang paham perkembagan pemdah paniai sangat memalukan hanya org dunggu yang bisa katakan pemdah hebat-hebat.

4. makasiswa paniai yang sedang berburuh ilmu di jawa kalimaan sumatera Sulawesi saja sudah berantakan dan menginap di kontrakan dari teman”2 deiyai dogiyai intan jaya dan timika. karena tidak ada bantun atau tdk ada fasilitasi dari pemdah paniai itu sendiri.

5. ada banya fatal yang pemerintah kab paniai merealisasikan selama beberapa tahun berjalan ini, kita tdk bisa sampaikan 1per1 disini. Namun banyak hal yg pemeritah buat itu sgt memalukan bagi kami putra/I agadide itu itu sendiri karena 01 paniai adalah kita punya orang bukan orang wilaya 1 atau 2 lain.
kita juga petik 1 poin positif yg Pemda paniai buktikan hanya satu yaitu ANS angkat 100% orang asli papua oap itu saja.
Yg lain itu lapangan NOLL, Jago Di Media Publik.
Jadi, kami sebagai intelektual. BIcara jujur, tdk singun siapapun, demi kepedulian daerah itu sendiri..!

By Mr Bopini

Bagaimana saya bisa membuat otak saya lebih tajam, pintar, dan cepat?

Mungkin beberapa hal ini bisa kamu lakukan :

1.     Membaca, semenjak saya membiasakan membaca buku, entah kenapa saya merasa mendapatkan hal-hal baru dan saya merasa pikiran saya jadi lebih berkembang. Dulu, saya itu sangat tidak suka baca buku. Karena menurut saya baca buku itu membuat kepala saya pusing melihat kata2 nya. Tetapi setelah saya mulai membiasakan membaca buku setiap hari, Efek nya sangat luar biasa !

2.     Tidur yang cukup dan tidak begadang, ini sangat berpengaruh sekali buat saya. Ternyata, cukup tidur itu membuat pikiran saya menjadi lebih fresh dan nengurangi stress juga. Intinya tidur yang cukup itu sangat penting.

3.     Tidak menghabiskan waktu bermain sosmed, membuat otak jadi malas karena kecanduan sosmed. Mulai sekarang, jangan sering rebahan dan hanya bermain sosmed, waktu mu terbuang sia-sia.

4.     Meditasi, rasanya setelah meditasi pikiran jadi lebih fresh dan merasa tenang. Itu bisa membuat otakmu bekerja lebih baik.

5.     Menulis, memperbanyak kosakata, keterampilan tata bahasa dan penggunaan kata dalam kalimat yang tepat. Menulis membantu otak menyimpan informasi dengan lebih efektif dan mengembangkan keterampilan memori yang lebih baik. Tulis apapun yang kamu suka, misalnya tulis apa yang kamu rasakan, menulis diary, dll.

6.     Menggambar atau melukis, meskipun skill menggambarmu kurang, tetapi menurut saya ini cukup berpengaruh, Karena bisa menumbuhkan kreativitas. Kamu bisa memulai dari menggambar hal-hal yang sederhana atau bahkan hanya sekedar corat-coret asal.

7.     Mulailah mempelajari hal-hal baru, Misalnya mempelajari bahasa baru akan mengekspos otakmu pada cara berpikir yang berbeda, dan menunjukan cara yang berbeda untuk mengekspresikan dirimu dengan bahasa baru.

8.     Makan-makanan yang membuat otak jadi lebih cerdas, makanan sangat berpengaruh. Misalnya ikan, sayuran, buah buahan, dll. Kurangi makan makanan cepat saji ya !

9.     Hindari multitasking, fokus dulu pada satu hal yang kamu kerjakan, baru kerjakan yang lain nya. Kalo satu saja tidak fokus bagaimana bisa memaksimalkan hasil yang kamu kerjakan? faktanya, sekuat apapun otak kita, tidak bisa fokus pada dua pekerjaan sekaligus. Jika multitasking, otak dituntut untuk cepat beralih antar pekerjaan yang sebenarnya bisa mengurangi rentang perhatian serta kemampuan untuk belajar.

10.  Jangan malas, Mager atau malas gerak bisa menyebabkan otak lemot. Kamu juga lebih mungkin terkena diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

11.  JAUHI PORNOGRAFI, otakmu akan menjadi bodoh karena kecanduan hal-hal yang berbau porno. Selain itu kamu akan jadi kecanduan masturbasi dan susah mengendalikan nafsu mu. Kamu itu manusia dan memiliki otak, beda dengan hewan yang nafsu nya tidak bisa dikontrol.

Semoga membantu !

 sumber: quora indonesia