Tuesday, 14 February 2023

Cerita dari yame owaa,hakikat dan siklus kehidupan suku mee/ekari

 



Oleh Dance Yumai
yumaidance@gmail.com

Abstak

 Rumah yame owaa/emawa adalah tempat pengumpulan parah pria atau laki-laki, dan disitu ada banyak cerita yang mereka ceritakan. Bukan hanya cerita tertapi dimana para laki-laki melakukan apa saja yang mereka lakukan-tradisinya mereka dalam hal ini orang papua lebih khususnya wilaya mee-pago atau meuwodide, baik itu membuat berbagai kreatifitas, berkaitan  dengan budaya yaitu panah jubii, noken, aksesoris dan busana mereka.

kata kunci: wilaya mee-pagoo, emawa/yamewa, budaya, - cerita.


        I.                        Pendahuluhan.

Pandangan umum budaya adalah kebiasaan yang turun temurun dari kenerasi ke kenrasi, berhungan dengan kebiasahan masyarakat  setempat suatu wilaya. Penulis memandu mendalam terkait dengan aktifitas yang dilakukan oleh suku  mee di wilaya di meuwodide berkait dengan aktifitas yang dilakukan dalam rumah lelaki/pria di yamewa atau emawa tersebut sebagai berikut:

1.      Wilaya mee-pagoo adalah wilaya adat leluhur nenek moyang suku mee/ekari yang berdominasi batas wilaya kegata sampai dengan makatakaida itu adalah wilaya yang kasih oleh Tuhan (Ugatame) dengan Cuma-Cuma, untuk mewariskan oleh generasi ke kenerasi suku mee di (meuwodide)/meepagoo.

2.      Emawa adalah tempat dimana para-pria yang meginap tempat tersebut. Dalam hal ini rumah permanen yang mereka bangun untuk para-relaki yang  tidur bangun dan melakukan berbagai aktifitas didalam di kediaman mereka.

3.      Dalam emawa/yamewa tersebut mereka juga melakukan berbagai aktifitas yang sering dilakukan baik itu lagu tradisional (Ugaa), cerita mob, cerita pendek CERPEN, cerita terkat relatifitas maskawin, cerita rakyat (Umitou-Mana) dan berbagai bentuk cerita. Selain itu mereka juga memotifasi dan menasehati satu sama lain memberi cerama metode oral/lisan terhadap anak-anak mereka atau orang yang lebih mudah dari mereka. Agar adanya oral-teori tersebut, anak-anak atau parah lelaki muda (umitou-mana) itu sebagai pedoman tolak ukur masa depan mereka.

     II.                        Landasan kehidupan suku mee/ekari

Tatanan hidup suku mee tidak terlerpas dari (moralistas, spirtualitas, humanisme, relatifitas, dan heritabilitas tanah leluhur mereka “heritage of the land”).

a.       dengan adanya Dinamika pondasi siklus diatas suku mee juga punya jati diri sebagai kebanggaan itu sendiri, mereka mempunyai “moralistas”  atau jati diri mereka yaitu budaya, dalam hal ini adat istiadat yang begitu eloknya, (koteka moge) yang menujukan mereka juga punya ciri-kash budaya “show of the culture”  budaya atau kebiasaan suku mee adalah modal yang tidak bisa bayar oleh harta bendah berbentuk apapun, karena budaya adalah harkat dan martabat suatu bangsa yang mewarnai identitas suku bangsa tersebut.

b.      Selain Budaya, suku mee/ekagi juga memiliki kepercayaan “spritualitas” yang sangat ketat, kuat, bersifat terhormat dan cuci. Sebelum misionaris masuk di meuwodide mereka juga mempunyai dasar humum Tuhan 10 (sepuluh) hukum Allah (diyodouya mana-gati) dan mereka juga percaya bhawa Tuhan yang menciptakan Langit dan bumi serta segala isinya itu ada (Ugatame).

 secara literal/harfial UGATAME ialah yang  menciptakan segalah sesuatu langit dan bumi serta segalah isinya. Artinya Ugatame. Kepercayaaan mereka kepada ugatame itu sangat cuci, sacral dan terjaga sehinggah kepercayaan tersebut juga selaluh mereka komandangkan dalam berbagai acara atau Ibadah mereka.

c.       Suku mee/ekari juga mempunyai kasih dan  Kemanusiaan “humanisme” yang sangat erat dengan budaya mereka, suku mee selaluh kasih yang besar dan psikologis orang mee pada umumnya memiliki kasih sayang sangat terjaga dan mereka juga menghargai pegujun atau suku papua lain yang datang di daerah mereka  kampung tertentu, orang yang pendatang itu sangat special dalam kehidupan mereka. Sehingah, mereka melakukan pesta yang sangat meria bagi mereka sebagai tanda kehormatan sebagai teman atau saudara yang terhormat, Dalam kehidupan suku mee.

d.      Salah satu, kebiasaan yang terjaga dalam kehidupan suku mee/ekari  ialah  hubungan “relativities” suku mee yang sangat  kuat dalam kekeluarga mereka ialah memiliki harga diri sebagai Om, none/akone, akaitayoka/naitaiyoka, akepa/anepa ani keneka/aki keneka dan lain sebagainya, yang artinya  dalam budaya suku mee memiliki kerabat  keluarga yang sanggat panjan “relativities of the family”.

e.       Suku mee/ekari memiliki tanah yang luas batas wilayah Kegata samapai Makatakaida itu disebut dengan (Meuwodide) adalah pemilik Wilaya Adat Mee-Pagoo lebih khusunya suku Mee/Ekari saja . kehidupan orang papua dan lebih khususnya suku mee/ekari  bersifatnya kehidupan mereka kelangsungan hidup ”viability”  dalam hal ini tanah atau lahan ini memberikan mereka berkebung, nelayang, ternak, berburuh dan  bangun rumah dan mewariskan tanah/lahan nenek moyang mereka “heritage of the land” dan tanah itu sifatnya mama kita, tanah ini yang memberi kita hidup di atas tanya itu sendiri

 

III.                        PENUTUP

Kehidupan suku mee/ekari memiliki batas wilaya yang yelas yaitu mee-pagoo atau meuwodide. parah relaki atau kaum pria mempunyai emawa/yamewa yang disebut dengan rumah untuk lelaki para kaum pria  yang berpusat atau kediaman untuk tempat tinggal mereka.

Suku mee/ekari juga, tidak terlepas dari kerabat keluarga mereka sebagai melengkapi dan mejaling untuk ambahkaan dalam  kehidupan mereka sebagai hubungan yang panjang dalam kehidupan suku mee mereka.

Suku mee, selaluh patut kepada kepada 10 (sepuluh) hukum Allah (diyodouya mana gati) sebagai penenutuh hidup dalam suku mee. Apabilah melangar salah satu hukum orang tersebut umur pendek dan tidak lama lagi meningal dunia.

Suku ekari juga memiliki (humanisme dan sociable) yang tinggi untuk kehidupan sehari-hari mereka. Akan tetapi,  itupun juga tidak semua orang. Namun, kebanyakan mudah bergaul “sociable”  terhadap hal-hal baru, baik itu hal negatif maupun positif tergantung orangnya.

Suku mee sendiri mereka mempercayai Ugatame adalah segala Tuhan di muka bumi ini. Sehingga, kehidupan mereka jahu dari beribadah dan bersyukur kepada Ugatame, mereka selaluh merasa putus asa dan tidak ada harapan bagi mereka  karena mereka merasa hubungan intim dan terjaling dengan Ugatame Sebagai Tuhan Mereka sudah jahu dari mereka. Karena anggapan dan kepercayaan mereka Ugatame adalah segala yang diciptakan di muka bumi ini hanya melaluhi dia maka kehidupan mereka selaluh mendahulukan Ugatame dalam kehidupan mereka sehari-hari.

Wednesday, 8 February 2023

The climbing in the mountain of middle mountain's of papua one of the part of the kemandoga/degeuwodide border of paniai intan jaya territory

Picture 1 This is break time to rest a few minutes and eate the potato, taro or other species of typical foood , this place is in the Top Mountain of Toyakaugito.

the "Pugiaitaka" is the term for the name of the path over mountain in me language, Then not just Pugiaitaka, but also other path also around here, each of those
I want to mention below there are " path  name of "Makataka, Badoutaka, Wodogoutaka, Pugiaitaka, Tiyotaka and Muyagitaka etc. there are territory of the green highland of mountain path limited of Intan Jaya and Paniai regency. Eastern from center of paniai and wester from intan jaya the name of the mountain is "Kunisi and Munimantoka" that is the name of the local people, and the mountain is located on the border in the regency of Intan j Jaya and Paniai.
So, the Pugiaitaka is famous mane of the local people, path on the mountain then this path is main
path to access of the Degeuwo to Paniai, the path is still be existed to now day's, because access to
paniai degeuwo modern road is still not established. So, whoever local society are they walking on
the path of the over mountain.

How I could be traveling the mountain of Pugiaitaka

Picture: 2 This is the indigenous women went to on the path in Pugiaitaka.


Yes, of course. If you have to plane to climbing to the path of the Pugiaitaka, for the firs you have to prepare some food for lunch in the way. And additional tolls you have to also a bag, of

"noken" the noken is tolls of stuff the noken andput of on the head, In to the noken is varienty of tools as like typical food, clothes and some important tolls to bring. Why? Writer said must to prepare the important tolls before walking on the path, because there are walking started from in the morning to afternoon on the path to walking as a full day. To walking under wood of rainforest. Their environment are climbing up a small mountain, across the medium the jump to big and high rock climb to under etc. so before started to waling preparing to complete as must bester way. To arriving be safety and target to time.

The footpath as ap long way from the Degeuwo to Paniai there are not just Pugiaitaka but we shoul be walking others path of writer mentions above, there are one of the solutions to access to paniai egeuwo while time, before fulfillment modern road will making intan jaya to paniai.

Beside the footpath we have the Adata Bridge

Thursday, 2 February 2023

Mengapa Iklan Dengan Pasangan Antar Ras Dianggap Promosi Perkawinan Antar Ras?


Remarkably, there is no consideration of race when It's all white. Don't mind the white saint or jesus . None consideration of white characters in every cartoon show. Not There are considerations for white rescuers in every Block Buster movie. You may have talked to your white christian friend that race is not important. It doesn't matter whether Jesus or Santa is white or black.

But When Jesus or Santa is made black, then the tone changes. White people began to expose their hidden racism under the banner of Christianity . It matters anyway. When the white princess began to take the child home black men, that's important. White girls confused about the hypocrisy of their parents. Some Christian white parents don't blatantly teach their children to be racist, but never knew that their hypocrisy would be challenged.

skin so-called white christian women bloggers start writing about how handle your white daughter when she marries a leather Christian man black. White supremacist men started terrorist networks on the internet to creating fear in any white woman who considers marriages outside their race. When interracial pairs are placed on the screen television, then race becomes an issue. How many times before your interracial pairing heard that race is not important?

Veil has been taken off and it is a good thing. Now racist secrets revealed and can't be hidden. Now everyone knows that television is about preaching. Now that the preachers are changing their message, the congregation is getting more and more converted. Confidence is always uncomfortable. Confidence forces you to make a difficult decision. No longer veiled you have to come out as a racist or repentant.

Exist who are still trying to hide, but everyone is looking at you. The veil has Appointed. There is no turning back to hidden racism anymore. Person whites will support mass shooters through their financial support or repent and seek the wrongs of rights committed for black people America is fundamental and helps the reparation bill to be passed. None middle ground. No more hiding.

Deep all these things God watches over. He was looking to see who would repent and be saved or who will hold on to ideas that developed demons to send people to hell. Hear these words.

Who anyone who hates a brother or sister is a murderer, and you know that no murderer has eternal life within him (1 John 3:15). Who is your brother or sister? Anyone who has been created in the image of God. Your neighbors.

If the relationship is between the race between men and women bothers you. Regret. Get rid of the evil spirit of you or face the consequences of an angry God who is not favoritism towards human beings . You cannot inherit the kingdom of God with hatred in your heart towards creatures you did not create.

 

Cinta abadi



Barangsiapa mengaku berada dalam terang tetapi membenci saudaranya, ia tetap berada dalam kegelapan (1 Yohanes 2:9). 


Siapa pun yang mengaku mencintai Tuhan tetapi membenci saudara laki-laki atau perempuan adalah pembohong. Karena barangsiapa tidak mengasihi saudara laki-laki dan perempuannya, yang telah mereka lihat, tidak dapat mengasihi Allah, yang tidak mereka lihat (1 Yohanes 4:20). Yesus menjawab, “ 'Engkau harus mengasihi Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, dan segenap akal budimu.'

Ini adalah perintah pertama dan terbesar. Dan yang kedua seperti itu: 'Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri' (Matius 22:37-39).

 

Yesus bertanya, “Siapakah ibuku? Siapa saudara-saudaraku?” Kemudian dia menunjuk ke murid-muridnya dan berkata, “Lihat, ini adalah ibu dan saudara laki-laki saya. Siapapun yang melakukan kehendak Bapaku yang di surga adalah saudara laki-laki dan perempuanku dan ibuku” (Matius 12:48-50)

Kita tahu betapa besar kasih Allah kepada kita, dan kita menaruh kepercayaan kita pada kasih-Nya. Tuhan adalah cinta, dan semua orang yang hidup dalam cinta hidup di dalam Tuhan, dan Tuhan hidup di dalam mereka (1 Yohanes 4:16).

 

Yang mencintai melambangkan kekristenan dan yang tidak adalah setan. Karena iblis membenci dan melahap siapa pun yang mampu dia kalahkan dengan kejahatan. Jadi ketika ada yang menentang reparasi hitam untuk keturunan budak, Anda segera tahu bahwa Anda berurusan dengan iblis. Karena setiap orang percaya percaya pada pertobatan dan pertobatan datang dengan perubahan perilaku. Pertobatan datang dengan pemulihan terhadap apa yang telah hilang. Yesus memulihkan apa yang hilang dari kita di Taman Eden. Kekristenan adalah tentang cinta, keadilan, dan pemulihan. Siapa pun yang menentang ini adalah iblis. Mereka mungkin mengaku Kristen, tetapi Tuhan menyebut mereka pendusta.

Cinta antar ras adalah simbol kekristenan karena menyoroti keindahan anugerah Tuhan dan cinta restoratif Tuhan. Marilah kita saling mengasihi. Tuhan bahkan menantang orang percaya lebih jauh dengan menyuruh kita untuk mengasihi musuh kita dan berbuat baik kepada mereka.

 

Cinta antar ras adalah gerakan yang kuat dan contoh yang bagus untuk dispensasi antar ras. Cinta antar ras adalah simbol kekristenan.

Friday, 13 January 2023

๐€๐ง๐š๐ฅ๐ข๐ฌ๐š ๐‡๐š๐ซ๐ข๐š๐ง ๐Œ๐ฎ๐ฌ๐ข๐ค ๐๐ž๐ซ๐ฃ๐ฎ๐š๐ง๐ ๐š๐ง

 

Musik Perjuangan: Dari Lucky Dube, Bob Marley Hingga Arnold Ap di Papua

Sumber: Lao-Lao Papua 

Musisi reggae legendaris, Lucky Dube merupakan salah satu orang yang memperjuangkan nilai-nilai yang ia yakini sebagai sebuah kebenaran. Melalui lirik-liriknya ia membangkitkan jiwa dan semangat dalam konteks kehidupan di lingkungannya. Menyampaikan Pesan-pesan sosial-politik, budaya kekerasan, rasisme di negerinya Afrika Selatan. Lebih jauh mengangkat harkat dan martabat orang kulit hitam dari penindasan secara struktural yang di bangun penjajah dengan rasis. Hingga saatnya melalui karya musiknya dan perjuangannya melalui musik reggae disegani di seluruh dunia sebagai legendaris.

Lucky Dube dilahirkan di Ermelo, Transvaal, Mpumalanga, Afrika selatan pada 3 Agustus 1964. Orang tuanya berpisah sebelum ia lahir dan dibesarkan oleh ibunya, Sarah, yang menamakan Lucky, karena dia dianggap kelahiran beruntung setelah beberapa kali gagal kehamilan. Bersama dengan dua saudara kandung Thandi, dan Patrick, Dube menghabiskan waktu kecilnya dengan neneknya, sementara ibunya bekerja. Sebagai seorang anak laki-laki, Dube merasa bertanggung jawab dan dia bekerja sebagai tukang kebun, tetapi ia tidak mendapatkan penghasilan cukup untuk makan keluarganya, ia mulai bersekolah. Ia bergabung dengan paduan suara, dan dengan beberapa teman yang pertama membentuk musik ansambel yang disebut “band jalanan” . Sedangkan dia sekolah dan belajar di gerakan “the rastafari”

Pada usia 18 Dube bergabung di Cousin’s Band, The Love Brothers, bermain musik pop Zulu dikenal sebagai mbaqanga, dan itu gaya hidupnya jadi kurang jelas dan akhirnya ia bekerja di Hole Cooke dan sebagai penjaga keamanan di dalam tempat pelelangan mobil Midrand. Dari sinilah ia memulai sebuah kumpulan band dan akhirnya ia menandatangani rekaman di perusahaan, di bawah pimpinan Richard Silum. Walaupun masih di sekolah, bandnya berhasil merekam selama liburan sekolah mereka. Album yang dihasilkan telah dirilis di bawah nama Lucky Dube dan Supersoul. Album kedua dirilis segera setelah itu, dan hingga kematiannya Lucky Dube menulis beberapa lirik selain menyanyi. Pada rilis album yang kelima Mbaqanga, kurang disenangi publik. Dari saat itulah Dube mulai tertarik dan terinspirasi dari Jimmy Cliff dan Peter Tosh, ia merasakan pesan sosial politik yang masuk dalam Jamaican Reggae yang relevan di Afrika Selatan yang ke arah anti rasis. Akhirnya ia memutuskan untuk mencoba genre musik yang baru dan pada tahun 1984, yang dirilis mini album Rasta Never Die. Namun album ini kurang laris di banding Mbaqanga, tetapi ia tetap berjuang. Dari ia dilarang mengeluarkan album karena menyangkut aktivis anti-apartheid. Namun, ia tidak kecewa dan tidak takut menyanyikan lagu reggae sambil menulis lirik-lirik lagunya dan menghasilkan sebuah album kedua reggae yaitu Think About The Children (1985) .


Dan album Itu mencapai album terlaris dan Dube dinyatakan sebagai artis reggae terpopuler di Afrika Selatan, di samping itu menarik perhatian di luar Negeri. Mulai kritis dan sukses Dube terus rilis album komersial sukses. Pada tahun 1989 ia memenangkan empat OKTV Penghargaan untuk Prisoner, memenangkan Live Captured lain untuk tahun berikutnya dan dua lain untuk House Of Exile tahun setelah. Tahun 1993 albumnya terjual lebih dari satu juta kopi di seluruh dunia. Pada tahun 1995 dia melakukan kontrak rekaman. Tahun 1996 ia merilis sebuah album kompilasi, Serious Reggae, yang menyebabkan orang yang dinamakan Africa Best Reggae Artist di Dunia Musik Awards dan International Artist Of The Year di Ghana Musik Awards. Tiga album masing-masing memenangkan penghargaan musik Afrika Selatan. Album yang terakhir, Respect diliris di Eropa, warner Musik. Kemudian Due melakukan tour internasional, berbagai kota dengan artis seperti Sinรฉad O’Connor, Peter Gabriel, dan Sting. Dia muncul pada 1991 Reggae Sunsplash (tahun yang unik diundang kembali di panggung selama 25 menit) dan 2005 live 8 acara di Johannesburg. Selain penyanyi, ia juga seorang aktor. Salah satunya adalah di film fitur Voice In The Dark. Kematian pada 18 Oktober 2007, Lucky Dube telah dibunuh di Johannesburg, pada saat Dube pulang.


Selain Dube, juga ada penyanyi reggae legendaris yang lahir dari perempuan kulit hitam dan pria kulit putih. Ia adalah Bob Marley juga merupakan salah satu musisi organik yang lahir dari pada situasi yang keras. Pria kelahiran St. An. Parish, Kingston, Jamaika pada 6 Februari 1945 itu merupakan musisi yang terkenal dan karyanya hidup seumur hidup meskipun ia sudah meninggal akibat kanker pada kakinya pada, 11 Mei 1981 pada usia 36 tahun.


Di lingkungan yang ia lahir dan besar, (Jamaika) ia menemukan dua sahabatnya yang menemaninya selama berkarir sebagai musisi Neville “Bunny” Livinstone alias Bunny Wailer dan Peter McIntosh alias Peter Tosh. Reggae adalah varian lain aliran musik ska. Ska sendiri muncul dari perpaduan Blues New Orleans, Amerika Serikat dan musik tradisional Afrika.The Wailers berhasil melambungkan musik reggae di Jamaika hingga dilirik label-label rekaman internasional.


Ada cerita unik soal kepopuleran The Wailers. Suatu ketika mereka diminta menjadi kelompok musik pembuka serangkaian konser di Amerika. Di tengah jalan mereka dipecat. Sebabnya, mereka ternyata lebih populer daripada band Amerika yang mengadakan konser.


Pada 1974, grup band musik The Wailers bubar. Lalu Bob mulai merintis karir solonya sendiri. Bukan hanya sebagai musisi biasa, pada 3 Desember 1976 Marley mengalami situasi dimana dirinya dibunuh oleh pihak-pihak yang kontra dengan salah satu sosok dan tokoh yang muncul dengan satu kekuatan yang mempengaruhi banyak kalangan. Ia mengalami luka ringan tembakan pada saat konser perdamaian di Jamaika, ia juga merupakan tokoh yang mampu mempersatukan kedua tokoh yang saling bertikai pada masanya.


“Orang yang mencoba merusak dunia ini tak mengambil cuti satu hari pun. Bagaimana bisa aku istirahat?” kata Marley ketika ditanya alasan melanjutkan konser itu. Lagu-lagu Marley tak berhenti di panggung atau kaset rekaman. Ia menginspirasi orang-orang untuk terus berjuang. Para gerilyawan kemerdekaan Zimbabwe mengaku lagu-lagu Bob Marley teringat di kepala saat mereka berperang. Karena itu, ia pun diminta bernyanyi dalam konser hari kemerdekaan Zimbabwe. “Semua orang kegirangan dan berteriak-teriak. Konser itu gratis. Kami membayarnya dengan kecintaan terhadap musik Marley. Semua orang tak percaya kami telah bebas, merdeka. Aku tak pernah merasakan itu dalam hidupku sebelumnya. Kami masih membicarakan konser hari itu.” tutur Enos Nyarenda, seorang aktivis Zimbabwe, dikutip dari Forbes.


Kedua tokoh musisi reggae, Bob Nesta Marley dan Lucky Dube merupakan musisi karismatik, original, dan lahir dari situasi penindasan dan penjajahan yang sangat marak dimana kedua tokoh ini lahir dan besar sampai akhir hayatnya. Kedua tokoh musisi ini memilih jalan musisi ‘Reggae’ sebagai jalan perjuangan kemanusiaan, penindasan, perbudakan, rasisme dan bentuk kekerasan kejahatan kemanusiaan, lebih utama mereka membela martabat kemanusiaan orang kulit hitam melalui karya musik mereka (Bob dan Dube).


Relevansi Perjuangan Musisi Papua: Arnold Clemens Ap (Mambesak)


Perjuangan salah satu musisi tanah air West Papua yang juga tidak beda jauh dengan musisi reggae legendaris Bob dan Dube asal Afrika. Jika Afrika punya tokoh Bob Marley dan Lucky Dube, maka West Papua punya Arnold Ap, Sam Kapisa, dan kawan-kawannya melalui grup musik Mambesak.


Mambesak adalah group musi tradisional dari Papua yang didirikan pada 15 Agustus 1978 oleh Arnold Ap dan kawan-kawannya. Waktu itu Arnold Ap sendiri adalah seorang kurator di Museum Universitas Cenderawasih (Uncen) dan seorang penyiar RRI dalam acara pelangi budaya. Anggota dari group Mambesak kebanyakan adalah mahasiswa jurusan antropologi. Tujuan group ini dibentuk untuk menonjolkan dan memperlihatkan budaya dan identitas Papua.


Pada saat itu ketika ada libur, anggota dari group musik Mambesak pulang ke setiap kampung dan kumpulkan lagu dari setiap bahasa daerah yang ada di Papua dan setelah balik ke Jayapura setiap lirik yang dibawa dari setiap daerah itu diberikan pada Arnold Ap dan Sam Kapisa untuk dengar, pelajari dan mengaransemen lagunya dan merekam hingga dinyanyikan.


Pada waktu itu dengan adanya lirik dan Arnold ap sendiri sebagai seorang penyiar di RRI mereka cepat dikenal dimana-mana. Pertama mereka membuat lima album lagu, isinya lagu daerah dari Papua. Namun sayangnya mereka dilabeli sebagai separatis sama seperti TPNPB sekarang.


Perjuangan Arnold Ap tak terlepas juga dari Pepera 1969 yang sejak saat itu banyak rakyat Papua yang tak terima atas kecurangan dalam melakukan keputusan pada saat itu, karena ketidaksukaan atas Pepera ini mayoritas rakyat Papua menolak atas Pepera tersebut. Dengan begitu dibentuk banyak gerakan dan organisasi Papua merdeka di Papua.


 


Menyikapi hal tersebut pemerintah merespon dengan kirim militer untuk mengintimidasi kelompok pembebasan dan juga rakyat Papua. Hingga lebih lagi menghilangkan budaya dan adat istiadat orang Papua. Maka ketika Mambesak fokus untuk membangkitkan harkat dan martabat orang Papua sebagai manusia di atas tanahnya dan Mambesak minta agar masyarakat bangga dengan apa yang dimilik, pemerintah Indonesia mengecap mereka sebagai kelompok pemberontak. Karena Indonesia mau kalau orang Papua harus suka dengan apa yang menjadi doktrin.


Akhirnya pada tanggal 29 Novenber 1983 Mambesak di undang dan tampil di depan kantor gubernur, namun sehari setelahnya Arnold Ap dan 4 orang teman ditangkap oleh Kopahsanda (sekarang Kopasus) atau dengan tuduhan pemberontakan dan dan akhirnya Uncen juga pecat Arnold Ap dengan tuduhan yang sama.


Arnold Ap dipenjara tiga bulan. Setelah itu tanggal 26 April 1984, Arnold Ap dibunuh bersama empat kawan lainya di tempat yang sama.


Akhirnya Mambesak menjadi ancaman karena mereka menyanyi untuk tanahnya, keindahan alamnya, dan untuk orang-orangnya. Lebih lagi secara tidak langsung Mambesak mengajarkan untuk orang Papua cinta dengan budayanya.


Salah satu lagu Mambesak yang paling menyadarkan kita adalah Nyanyian Sunyi.


Melalui karya Mambesak, Arnold Ap dan kawan-kawannya menulis dan meneliti kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh tanah Papua. Mengumpulkan dan membangun kesadaran rakyat serta membangun kepercayaan bahwa kita harus bangga dengan apa yang kita sebagai bangsa Papua punya. Melalui karya musik Mambesak juga, berjuang atas harkat dan martabat manusia Papua sebagai bangsa Papua. Melalui lagu-lagunya mereka berjuang dan suarakan penderitaan, kekerasan, rasisme, eksploitasi dan bentuk kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh kolonial Indonesia di tanah Papua.


Penutup

Kini, kami sebagai bangsa Papua generasi muda dengan jujur mengakui bahwa benar kami membutuhkan musisi-musisi seperti Bob Marley, Lucky Dube, juga musisi tanah air kami Arnol C Ap. Kenapa demikian? Ya, jika tidak siapa yang akan membangkitkan semangat juang dan mengembalikan semangat serta kepercayaan diri rakyat bangsa Papua yang telah dilumpuhkan atau dikalahkan oleh kolonialisme modern saat ini, yaitu Indonesia. Dalam situasi saat ini, jujur bahwa kita membutuhkan sosok musisi yang lahir sebagai mulut dan hati dari rakyat yang menderita sudah setengah abad ini. Siapa yang akan lahir sebagai sosok musisi kharismatik seperti Mambesak? Mari kita refleksikan bersama-sama.

Wednesday, 4 January 2023

PERNYATAAN SIKAP.

 

Photo Usai Pernyataan Sikap Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Paniai IPMAPAN Kota studi Surabaya 

Kami Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Paniai Ipmapan Kota study Surabaya Krisis Tempat Tinggal atau Kontrakan, Karena Tidak ada Bantuan/Dana Pemondokan & operational Dari Pemerintah Daerah Kabupaten paniai sejak Tahun 2017 s/d Tahun 2022 di Kota studi Surabaya. Maka Dari itu kami Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa Paniai (IPMAPAN) Menyatakan Sikap kami:

1. Bupati Panaiai (Mekcy Nawipa) Segera Meninjau kembali Bantuan Pemondokan dan Operadional Dari Tahun 2018 Hingga Tahun 2022.

2. Bupati Paniai (Mekcy Nawipa) Segera meninjau kembali Kinerja Dari pada Dinas Terikait.

3. Pemerintah Kab Paniai jangan manipulasi data dengan memanfaatkan pengambilan foto dokumentasi Rumah Kontrakan Dari Mahasiswa atau pemilik Rumah.

4. Kami Mahasiswa Paniai IPMAPAN memintah Segera menindaklanjuti jabatang Dari Operator wilayah Jawa.

5. Kami Mahasiswa Paniai Kota studi Surabaya meminta Pemerintah Kab. Paniai agar segera merealisasikan Kontrakan atau Rumah.

6. Jika tidak di realisasikan dalam Bulan ini, maka kami Mahasiswa Paniai kota studi surabaya Siap pulang ke Paniai tercinta.

7. Jika tidak ada peratihan Dari Pemda, kami Mahasiswa Paniai siap demo/pulang di kantor penhubung Jakarta, papua. di Jakarta.

8. Apabila tidak merespon PERMINTAAN kami sesuai dengan PERMINTAAN kami, Maka kami siap Turun di Paniai untuk Aksi/Demo.

Demikian PERNYATAAN sikap ini kami buat dari Hasil kesepakatan Mahasiswa/I Kabupaten paniai di Kota studi Surabaya.

Surabaya jawa Timur, 05/01/2023

Mengetahui,

Ketua coordinator

Wilaya KORWIL Paniai

(Hengki Yogi)

 Ketua BPH IPMANAPADODDE

Kota studi Surabaya

(Dance Yumai)


Friday, 16 December 2022

PEMBUNUHAN KARAKTER

Foto Ilustrasi,TNI mengajar anak Sekolah (Smbr:Antar News)


Oleh: Stefan Ukago 

Anak Papua adalah generasi penerus dan penentu perkembangan Tanah dan Rakyat Papua ke depan. Maka selain pintar, pembentukan karakter yang baik dari masa kecil itu sangat penting. Mengapa ? Karena pintar saja tidak cukup tanpa pembentukan karakter yang baik,jika tidak membentuk karakter yang baik dari kecil,setelah dewasa sangat sulit untuk merubah karakter ke arah yang lebih baik.


Menurut saya,foto di atas ini adalah salah satu bentuk pembunuhan karakter. Mengapa ? karena provesi seorang tentara bukan untuk mengajar siswa/i,tetapi untuk menjaga keutuhan suatu Negara. Walau pun seorang tentara bisa  mengajar,Ia tidak menguasai mata pelajaran yang di ajarkan  kepada siswa/i. Suasana pun akan berbeda dari pada Guru yang sebenarnya,siswa akan merasa tidak nyaman untuk belajar,merasa tertekan, merasa takut  DLL (walaupun tidak semua).

Memang,khusus di pedalaman Papua,Guru-guru sudah ditugaskan namun pada kenyataan nya banyak  Guru-guru yang  tidak mau menetap dan tidak mau menjalankan tugas yang sudah di berikan oleh Pemerintah  (tidak mau mengajar),sehingga Tentara bisa mengisi waktu kosongnya untuk mengajar. Tetapi jangan sampai hal itu terjadi,karena tugas seorang tentara adalah menjaga keutuhan suatu negara.

Kita juga jangan menilai seorang  Guru dari satu sisi saja,sebab apa yang kita lihat dan pikirkan itu belum tentu benar. Yang menjadi suatu pertanyaan sekaligus solusi adalah mengapa Guru-guru tidak betah di pedalaman Papua ? menurut saya, itu adalah pertanyaan sekaligus solusi yang harus dicari sama-sama. kalau sudah dapat jawaban dan langsung bertindak, pasti Guru-guru betah  di Pedalaman Papua.

Salah satu contoh di Kec.Jita Kab.Mimika Papua,dulu Tahun 2009/2010 saya sempat  kesana  (SD Inpres Jita),banyak Guru yang mendapatkan SK namun tidak banyak yang menetap dan mengajar disana. Hanya beberapa Guru yang mau menetap dan mengajar di sana,Guru-guru yang menetap kemudiann mengajar disana adalah Pak Natalius Welerubun (Almarhum) dan Martina Goo Istrinya (Almarhumah). Kalau  yang saya lihat di Jita,Guru-guru tidak menetap karena jauh dari keramaian kota Timika,kebutuhan pokok yang bisa beli di kios kurang DLL.

Selain Guru,Sarana dan Prasarana juga penting. Karena guru pintar bagaimanapun yang ditugaskan, kadang dalam aktivitas belajar dan mengajar bisa terganggu. Kalau dilihat,sekolah-sekolah yang ada di pedalaman Papua,banyak sarana dan prasarana yang kurang. Maka,ini adalah tugas dari Dinas terkait dan Pemerintah daerah untuk melihat kemudian memperbaikinya.

Maju dan tidak suatu daerah kedepan,ditentukan oleh didikan kepada generasi yang sekarang. Maka,bentuklah generasi yang siap bangun Papua kedepan.